Suasana duka menyelimuti Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir saat aktris Enzy Storia mengantarkan sahabatnya, musisi Vidi Aldiano, ke tempat peristirahatan terakhir pada Minggu (8/3/2026) siang. Enzy tampak berusaha tegar, meski kesedihan mendalam tak dapat disembunyikan dari raut wajahnya.

Di tengah rasa kehilangan, Enzy mengungkapkan adanya perasaan lega melihat proses kepulangan sang sahabat yang begitu damai. Ia menilai Vidi berpulang dengan sangat tenang di momen istimewa bagi umat Muslim, yakni bulan suci Ramadan.

Rasa “Iri” pada Amalan Vidi Aldiano

“Sedih iya pasti, tapi aku lebih ke bahagia sih karena tadi tenang, dipanggilnya juga di hari yang baik, insyaallah baik, bulan Ramadan juga. Jadi sempat minder ingin memiliki seperti Vidi gitu amalannya gitu, biar setenang Vidi,” tutur Enzy, Minggu (8/3/2026).

Kedekatan antara Enzy dan Vidi memang sudah menjadi rahasia umum di kalangan penggemar maupun rekan sesama artis. Enzy mengakui bahwa selama ini mereka hampir tidak pernah melewatkan satu hari pun tanpa berkomunikasi satu sama lain.

Momen Genggaman Tangan Terakhir

Komunikasi tersebut terus terjaga hingga detik-detik terakhir sebelum kondisi kesehatan Vidi menurun drastis. Enzy bahkan masih sempat menghabiskan waktu bersama dan menjenguk Vidi tepat satu hari sebelum almarhum mengembuskan napas terakhirnya.

“Aku hampir tiap hari komunikasi sama Vidi, jadi sebelum Vidi drop juga masih komunikasi. H-1 sebelum Vidi… itu aku masih ketemu sama Vidi, masih komunikasi, masih bercanda sama Vidi,” ungkap Enzy.

Ia melanjutkan, “Terus Vidi nggak bisa ngerespon aku, cuman Vidi ngasih gerakan tangan gitu kayak… kayak dia tahu kalau aku hadir buat dia gitu. Jadi aku tahu kalau dia tahu aku hadir buat dia.”

Melalui gerakan tangan yang sederhana itu, Enzy merasa mendapatkan pesan batin bahwa kehadirannya di saat-saat kritis sangat disadari oleh Vidi. Momen bisu namun penuh makna tersebut menjadi kenangan paling menyentuh yang akan selalu tersimpan rapat di memori Enzy.

Permohonan Doa untuk Sang Sahabat

Proses menerima kenyataan pasca kepergian orang terdekat tentu membutuhkan waktu dan ketenangan batin yang tidak sebentar. Enzy kini memilih untuk lebih banyak menarik diri sejenak guna mencerna segala peristiwa duka yang menimpa lingkaran pertemanannya.

Ia berharap seluruh masyarakat Indonesia sudi memberikan doa tulus agar sang sahabat mendapatkan kelapangan di tempat peristirahatan terakhirnya. Pengampunan atas segala kesalahan almarhum semasa hidup juga menjadi permohonan utama yang disampaikan oleh Enzy kepada publik.

“Jadi teman-teman semuanya mohon doanya buat Vidi, mohon maaf kalau Vidi ada salah-salah kata,” pungkas Enzy.