Ratu Rizky Nabila, yang kini berstatus istri kedua Pesulap Merah, secara tegas menyatakan penolakannya untuk dipoligami lagi. Namun, di sisi lain, ia mengaku akan mengizinkan anaknya kelak dipoligami, asalkan sesuai dengan syariat.

Perjalanan Pernikahan dengan Pesulap Merah

Nama Ratu Rizky Nabila menjadi sorotan publik setelah diketahui menikah dengan Marcel Radhival, atau yang dikenal sebagai Pesulap Merah, pada tahun 2022. Pernikahan ini berlangsung saat istri pertama Pesulap Merah, Tika Mega Lestari, tengah berjuang melawan anemia aplastik. Pesulap Merah mengakui bahwa pernikahan keduanya ini dilakukan tanpa izin Tika, dengan alasan khawatir kondisi kesehatan Tika akan memburuk jika mengetahui kabar tersebut.

Rahasia pernikahan kedua ini akhirnya terungkap sekitar Juli 2025, setelah tiga tahun disembunyikan. Tika Mega Lestari sendiri kini telah berpulang.

Tolak Dipoligami, Izinkan Anak Dipoligami

Pernyataan Ratu Rizky Nabila mengenai poligami ini diungkapkannya saat menjadi bintang tamu dalam podcast “Dilan No Filter” bersama Dilan Janiyar. Dalam kesempatan tersebut, Dilan Janiyar menanyakan sikap Ratu terkait kemungkinan dipoligami lagi.

“Memang sekarang jadi istri kedua, tapi ketika nanti suami mau poligami nggak boleh itu benar nggak? Kenapa? Nggak mau berbagi?” tanya Dilan, seperti dikutip dari Threads nadiahhfd pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Dengan tegas, Ratu Rizky Nabila menjawab, “Betul (tidak mau dipoligami). Statement yang udah dikeluarkan kan nggak bisa diubah ya. Ya nggak mau berbagi lagi.”

Dilan Janiyar kemudian melanjutkan pertanyaan mengenai sikap Ratu jika kelak anaknya berada dalam posisi yang sama.

“Kalau misalnya nanti anak kamu di posisi yang sama seperti yang kamu jalani sekarang, apa yang kamu lakukan?” tanya Dilan lagi.

Meskipun dirinya menolak dipoligami, Ratu Rizky Nabila menyatakan akan mengizinkan anaknya jika kelak dipoligami. “Kalau misal anakku dipoligami sesuai syariat InsyaAllah boleh,” jawab Ratu.

Reaksi Netizen

Pengakuan Ratu Rizky Nabila ini sontak memicu beragam reaksi dari warganet di media sosial. Banyak netizen menyoroti inkonsistensi sikap Ratu yang menolak dipoligami namun mengizinkan anaknya.

Beberapa warganet mempertanyakan logikanya, mengingat Ratu sendiri pernah menjadi korban perselingkuhan sebelumnya. Ada pula yang menduga bahwa Ratu kini memahami rasa sakit istri pertama sehingga tidak ingin mengalaminya lagi.