Kunjungan tim sepak bola Major League Soccer (MLS) Inter Miami CF ke Gedung Putih pada Jumat, 6 Maret 2026, diwarnai momen tak terduga. Alih-alih membahas sepak bola, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru menyinggung konflik militer dengan Iran di hadapan megabintang Lionel Messi dan rekan-rekannya.
Skuad Inter Miami diundang ke Gedung Putih, Washington, sebagai bentuk penghormatan setelah berhasil menjuarai Major League Soccer musim lalu. Acara penyambutan berlangsung di East Room, Gedung Putih, dengan kehadiran Presiden Trump yang memasuki ruangan bersama Messi dan CEO Inter Miami, Jorge Mas.
Trump Bahas Geopolitik di Tengah Kunjungan Olahraga
Dalam pidato resminya, Presiden Trump secara mengejutkan membuka sambutannya dengan membahas situasi geopolitik terkini. Ia menyinggung operasi militer yang dilancarkan Amerika Serikat bersama Israel terhadap Iran dalam beberapa hari terakhir.
Operasi militer tersebut, yang kemudian dikenal sebagai Operasi Epic Fury, dikabarkan telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Selama pembahasan isu sensitif ini, Lionel Messi dan para pemain Inter Miami lainnya dilaporkan hanya berdiri di belakang podium tanpa memberikan komentar.


