Dewa United Banten FC akan menghadapi tantangan krusial di leg pertama perempat final AFC Challenge League malam ini. Tim berjuluk Banten Warriors tersebut dijadwalkan bertandang ke markas Manila Digger FC di Stadion Rizal Memorial, Manila, pada Kamis (5/3) malam.
Laga ini menjadi penentu ambisi Dewa United untuk melangkah lebih jauh di kancah sepak bola Asia. Pelatih Jan Olde Riekerink menegaskan tekad timnya untuk meraih hasil maksimal dalam turnamen tersebut.
Ambisi Juara dan Adaptasi Lapangan
Dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan yang berlangsung di Ruang Konferensi Pers Stadion Rizal Memorial pada Rabu (4/3) malam, Riekerink menyatakan, “Saya pikir hal ini berlaku untuk setiap turnamen. Anda mengikuti turnamen tentu dengan tujuan untuk memenanginya.”
Pelatih berkebangsaan Belanda itu juga menjelaskan bahwa timnya telah tiba di Manila dua hari sebelumnya untuk melakukan adaptasi. Fokus utama adaptasi adalah kondisi lapangan yang berbeda.
“Saat ini kami sudah berada di sini selama dua hari. Kami akan bermain dalam kondisi yang berbeda, di atas lapangan buatan. Namun, saya rasa dengan latihan kemarin dan hari ini, semoga itu cukup untuk beradaptasi,” jelas Riekerink.
Riekerink menekankan pentingnya strategi mengingat format pertandingan yang berlangsung dalam dua leg. “Pertandingan ini berjalan dalam dua laga, jadi, membuat pilihan strategi demi hasil pertandingan juga penting,” imbuhnya.
Selain persiapan timnya, Riekerink juga menunjukkan pemahaman mendalam terhadap karakter permainan lawan. Ia mengaitkan pengalamannya melatih di Afrika Selatan sebagai modal untuk menganalisis kekuatan Manila Digger FC. Pertandingan leg pertama ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi Dewa United untuk meraih hasil positif sebelum kembali ke kandang pada leg kedua.



