Polemik rumah tangga seorang pengusaha di Surabaya, HSP, yang diduga berselingkuh, kini melebar ke dugaan penyelewengan keuangan perusahaan. Istrinya, WA, mengungkapkan bahwa PT Cikaraza Network Indonesia yang mereka bangun bersama kini hancur lebur, meninggalkan karyawan dan mitra usaha dalam ketidakpastian.
Melalui akun media sosialnya, @wyndamelia, WA membagikan isi hatinya setelah ditinggalkan suaminya yang lebih memilih perempuan lain. Kasus rumah tangga ini sebelumnya telah viral dan ditonton ratusan ribu warganet, kini memasuki babak baru dengan dugaan yang lebih serius.
Dugaan Penyelewengan Keuangan dan Penguasaan Sepihak
WA, istri sah dari pengusaha HSP, tidak hanya mengungkap dugaan perselingkuhan, tetapi juga menuding adanya penyelewengan keuangan perusahaan dan penguasaan usaha secara sepihak. Perusahaan yang ia bangun bersama suaminya itu kini disebutnya hancur lebur.
Dampak kasus ini meluas, tidak hanya merusak hubungan rumah tangga, tetapi juga merugikan nasib karyawan, mitra usaha, hingga sejumlah investor yang terlibat.
Kecurigaan WA bermula saat suaminya, HSP, mulai intens berkomunikasi dengan perempuan berinisial DAP. Perselingkuhan HSP terbongkar setelah WA menemukan bukti percakapan dan rekaman aktivitas perjalanan suaminya bersama selingkuhan.
Selain itu, WA juga menelusuri aktivitas keuangan perusahaan dan menemukan sejumlah kejanggalan. Melalui unggahan di media sosial, WA membagikan tangkapan layar aktivitas transfer, foto, dan percakapan yang menunjukkan aliran dana ratusan juta rupiah dalam kurun waktu satu bulan dari HSP ke rekening yang diduga milik DAP.
“Dia selalu bilang itu uang perusahaan, bukan uang saya. Tapi sekarang saya lihat sendiri justru uang itu mengalir ke orang lain,” tulis WA di akun media sosialnya. WA menegaskan, dana yang dialirkan HSP kepada selingkuhannya berasal dari uang dari perusahaan yang ia kelola bersama suaminya.
Karyawan Terlantar, Manajemen Dianggap Berkhianat
Ironisnya, manajemen yang telah berupaya keras mencari omzet untuk perusahaan justru tidak mendapatkan hak mereka. “Ketika menanyakan haknya malah dianggap berkhianat,” ungkap WA.
Akibat berbagai persoalan ini, PT Cikaraza Network Indonesia, perusahaan yang dibangun WA bersama suaminya, kini ditinggalkan banyak karyawan.




