Dugaan korupsi dalam proses pengadaan lahan kompensasi PT Bumi Suksesindo (PT BSI) di Kabupaten Bondowoso telah memasuki tahap pemeriksaan oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Direktur Eksekutif Jack Center, Agus Sugiarto, mengungkapkan bahwa pihaknya terus mendesak KPK untuk menuntaskan kasus yang dilaporkan sejak tahun 2014 ini.

Agus Sugiarto, yang akrab disapa Jack, menjelaskan bahwa Jack Center telah melaporkan dugaan korupsi terkait lahan kompensasi PT BSI, pengelola tambang emas Tumpang Pitu, ke KPK pada tahun 2014. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim KPK kemudian melakukan pemeriksaan terhadap beberapa pihak terkait di Bondowoso pada tahun 2018.

“Jadi setelah saya laporkan tahun 2014, penyidik KPK kemudian melakukan pemeriksaan kepada beberapa pihak yang diantaranya para oknum pejabat tinggi di Bondowoso saat itu,” ungkap Agus Sugiarto.

Setahun berselang, tepatnya pada tahun 2019, Jack Center menerima informasi dari penyidik KPK bahwa hasil pemeriksaan telah menemukan adanya Perbuatan Melawan Hukum (PMH). “Tahun 2019 saya diberi tahu oleh penyidik KPK saat itu, jika sudah ditemukan PMH nya, tinggal bukti materilnya saja,” terang Agus.

Namun, hingga saat ini, belum ada perkembangan lebih lanjut terkait penanganan kasus lahan kompensasi PT BSI tersebut. Agus Sugiarto memastikan bahwa kasus ini tidak termasuk dalam daftar kasus yang dihentikan penyidikannya (SP3) oleh KPK. “Terakhir saya diberi info jika kasus terkait lahan kompensasi PT BSI tersebut tidak termasuk dalam kasus yang di SP3 oleh pihak KPK,” katanya.

Oleh karena itu, Jack Center terus bergerak menagih janji dari pihak penyidik KPK terkait laporannya. “Sampai saat ini saya terus menagih janji ke penyidik KPK karena mereka sudah melakukan pemeriksaan dan sudah menemukan adanya PHM,” tegasnya.

Selain itu, Jack Center juga berencana mengirimkan surat resmi kepada Presiden Prabowo Subianto. Langkah ini diambil agar laporannya yang terhenti dapat menjadi atensi dan segera ditindaklanjuti demi kepastian hukum. “Saya akan berkirim surat ke presiden Prabowo, supaya kasus terkait lahan kompensasi PT BSI di Bondowoso segera mendapatkan kepastian hukum,” ucap Agus Sugiarto.