Surabaya – Persib Bandung harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 2-2 melawan Persebaya Surabaya dalam laga pekan ke-24 Super League 2025-2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (2/3/2026), menyisakan kekecewaan mendalam bagi skuad Maung Bandung, terutama terkait kepemimpinan wasit.
Gelandang senior Persib, Marc Klok, tak ragu melontarkan kritik tajam terhadap kinerja pengadil lapangan. Menurutnya, timnya seharusnya bisa membawa pulang tiga poin penuh jika tidak ada keputusan yang merugikan.
Kritik Pedas Marc Klok dan Protes Pelatih
“Saya pikir kami kehilangan dua poin, harusnya kami menang. Semua bisa lihat keputusan hari ini sangat-sangat jelek,” tegas Klok usai pertandingan, menggambarkan kekecewaannya yang mendalam.
Kekecewaan serupa juga ditunjukkan oleh Pelatih Persib, Bojan Hodak. Sebagai bentuk protes atas jalannya pertandingan, Hodak memilih untuk tidak memberikan banyak komentar dalam sesi konferensi pers pasca-laga.
Kontroversi VAR dan Penalti Krusial
Laga berjalan sengit sejak peluit awal. Persib sempat menunjukkan determinasi tinggi untuk mencuri kemenangan di kandang lawan. Namun, momentum pertandingan berubah drastis setelah wasit Eko Saputro menunjuk titik putih usai meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR).
Insiden penalti bermula ketika Federico Barba dinilai menabrak dan menghambat pergerakan Bruno Moreira di kotak terlarang saat mencoba mengejar bola. Keputusan ini memicu perdebatan sengit di lapangan. Bruno Moreira yang menjadi eksekutor sukses menunaikan tugasnya pada menit ke-43, mengirim bola ke sisi kanan gawang yang tak mampu dijangkau Teja Paku Alam.
Tak berhenti di situ, Persib kembali merasa dirugikan tak lama berselang. Gol penyama kedudukan yang dicetak Kakang Rudianto dianulir setelah wasit kembali meninjau VAR. Sebelum bola masuk ke gawang, Ramon Tanque dianggap melakukan handball saat melancarkan tendangan akrobatik. Keputusan ini memaksa Maung Bandung menunda selebrasi gol mereka.
Saling Balas Gol hingga Skor Akhir Imbang
Memasuki babak kedua, Persib tetap tampil agresif dan berhasil berbalik unggul. Andrew Jung sukses menyambar bola liar di tiang jauh pada menit ke-73, memanfaatkan tendangan Berguinho dari sudut sempit yang tidak dapat diamankan sempurna oleh kiper Ernando.
Namun, keunggulan Persib tidak bertahan lama. Persebaya berhasil menyamakan kedudukan melalui serangan balik cepat. Toni Firmansyah membangun serangan yang kemudian dituntaskan dengan baik oleh Francisco Rivera. Gol tersebut memastikan skor akhir 2-2, dan kedua tim harus puas berbagi satu poin.




