Persib Bandung akan menghadapi tantangan berat saat melawat ke markas Persebaya Surabaya dalam lanjutan pekan ke-24 BRI Super League 2025/26. Pelatih Persib, Bojan Hodak, memprediksi duel klasik yang akan tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada Senin, 02 Maret 2026, itu tidak akan menghasilkan banyak gol.

Hodak menyoroti status pertandingan ini sebagai salah satu derbi terbesar di sepak bola Indonesia, setara dengan laga kontra Persija Jakarta. “Besok (malam ini) adalah derbi. Pertandingan antara dua tim terbesar dalam sepak bola Indonesia,” ujar Hodak dalam konferensi pers pralaga.

Ia menambahkan bahwa dalam pertandingan semacam ini, tidak ada tim yang diunggulkan. “Dalam pertandingan seperti ini tidak ada favorit. Laga seperti ini selalu sulit. Mungkin enak ditonton, tetapi semua orang ingin menang dalam pertandingan seperti ini,” jelas pelatih asal Kroasia itu.

Bojan Hodak juga mewaspadai perubahan signifikan pada Persebaya sejak ditangani Bernardo Tavares, pelatih yang sukses membawa PSM Makassar meraih gelar juara Liga 1. Menurut Hodak, di bawah arahan Tavares, Bajul Ijo telah bertransformasi menjadi tim yang berbahaya dengan pertahanan yang kokoh.

Dengan kekuatan pertahanan Persebaya yang solid, Hodak kembali menegaskan prediksinya bahwa laga ini akan minim gol. Kedua klub, yang sama-sama memiliki basis suporter besar, dipastikan akan berjuang keras untuk meraih kemenangan di hadapan ribuan pendukungnya.