Polisi berhasil meringkus pelaku pembacokan yang terjadi saat kegiatan patrol sahur di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik. Pelaku berinisial S (45), warga Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, diamankan kurang dari 24 jam setelah insiden yang melukai dua pemuda pada Jumat (27/2/2026) dini hari.
Peristiwa bermula pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Saat itu, sejumlah pemuda Desa Campurejo tengah menggelar kegiatan sahur patrol. Mereka terlibat aksi saling lempar bom air dengan kelompok pemuda dari Desa Banyutengah.
Situasi memanas setelah perang bom air dan saling ejek terjadi. Kelompok pemuda Campurejo sempat mundur, namun didatangi kembali oleh kelompok dari Banyutengah yang tidak terima dengan ucapan yang dilontarkan. Di lokasi kejadian, tepatnya di depan sebuah biliar dan kafe di Desa Campurejo, tiba-tiba muncul seorang pria membawa senjata tajam jenis parang.
Pria tersebut langsung melakukan pembacokan terhadap dua korban. Korban pertama, Wahyu Agung Pratama (24), mengalami luka serius dan segera dilarikan ke RS Ibnu Sina Gresik untuk penanganan medis. Sementara korban kedua, Moh Ruhul Madani (25), menjalani perawatan di Puskesmas Panceng.
Usai kejadian, Moh Ruhul Madani melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Panceng. Unit Resmob gabungan yang dipimpin Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan, menerima informasi keberadaan pelaku pada Jumat (27/2/2026) sekitar pukul 23.40 WIB.
“Tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan tersangka di wilayah tersebut,” kata Kasatreskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, Sabtu (28/2/2026).
Pelaku kemudian dibawa ke Mapolres Gresik didampingi pihak keluarga untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti.
“Kami mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah parang, satu potong jaket jeans warna biru, satu potong sarung warna putih,” jelas AKP Arya Widjaya.




