PSIM Yogyakarta berhasil melesat ke papan atas klasemen sementara Super League 2025/2026 setelah meraih kemenangan penting atas PSBS Biak. Pertandingan yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Jumat (27/2/2026) tersebut berakhir dengan skor 4-2 untuk keunggulan Laskar Mataram, sekaligus mengakhiri tren puasa kemenangan mereka.

Kebangkitan PSIM Yogyakarta dan Pesta Gol di Maguwoharjo

PSIM Yogyakarta menunjukkan sinyal kebangkitan sejak awal laga. Setelah sempat kesulitan memetik kemenangan dalam beberapa pertandingan terakhir, Laskar Mataram langsung membuka keunggulan melalui gol cepat Franco Ramos pada menit ke-15. Namun, PSBS Biak tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan lewat sepakan Eduardo Barbosa di menit ke-36, membuat skor imbang 1-1 hingga jeda babak pertama.

Memasuki babak kedua, PSIM Yogyakarta tampil menggila. Mereka gencar menggoyangkan gawang Aldo Kadu sebanyak tiga kali. Franco Ramos kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-64, diikuti oleh dua gol indah dari Ze Valente di menit ke-69 dan 89. PSBS Biak hanya mampu membalas satu gol tambahan dari Ruyery pada menit ke-82.

Kemenangan telak 4-2 ini tidak hanya mengakhiri tren puasa kemenangan PSIM yang berlangsung selama lima pertandingan beruntun, tetapi juga membawa mereka kembali ke persaingan papan atas. PSIM kini menempati peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 36 poin, hanya tertinggal dua poin dari Persebaya Surabaya yang berada di posisi lima besar.

PSBS Biak Tertekan, Zona Degradasi Memanas

Di sisi lain, kekalahan ini menjadi pertanda buruk bagi PSBS Biak. Hasil minor ini menempatkan mereka dalam tekanan serius di zona merah degradasi. Kekalahan PSBS Biak juga sejalan dengan hasil buruk yang dialami oleh PSM Makassar dan Madura United pada pekan yang sama.

Situasi di zona degradasi semakin memanas setelah Semen Padang juga menelan kekalahan telak di kandang Bhayangkara FC. Hasil-hasil ini justru membuka peluang bagi beberapa tim di ambang zona merah untuk lolos dari jerat degradasi.

Dua tim yang berpotensi memanfaatkan momentum ini adalah Persijap Jepara dan Persis Solo. Persijap Jepara dijadwalkan melawat ke kandang Bali United pada Sabtu (28/2/2026) malam WIB. Kemenangan akan sangat krusial bagi Persijap untuk membebaskan diri dari ancaman zona merah.

Sementara itu, Persis Solo akan kembali menjalani laga kandang dengan menjamu Persik Kediri pada Minggu (1/3/2026) malam WIB. Tiga poin penuh akan membuka harapan besar bagi Persis Solo untuk keluar dari zona degradasi dan mengamankan posisi mereka di Super League.