Tim Nasional Indonesia menghadapi tantangan serius menjelang FIFA Series 2026 menyusul kepastian absennya gelandang kunci, Thom Haye. Pemain berdarah Belanda itu dipastikan tidak dapat memperkuat Skuad Garuda dalam empat pertandingan karena sanksi larangan bermain.

Kehilangan Thom Haye menjadi pekerjaan rumah besar bagi pelatih John Herdman. Selama ini, Thom Haye dikenal sebagai jantung permainan di lini tengah Timnas Indonesia, dengan perannya sebagai pengatur ritme yang nyaris tak tergantikan.

Pencarian Pengganti Thom Haye

Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan atau akrab disapa Bung Ropan, menyoroti urgensi bagi Herdman untuk segera menemukan solusi. Menurut Bung Ropan, absennya Thom Haye memiliki dampak yang jauh lebih signifikan dibandingkan jika Joey Pelupessy yang tidak bermain.

Bung Ropan menjelaskan, jika Joey Pelupessy absen, masih ada beberapa pemain dengan karakter serupa yang bisa menjadi pelapis, seperti Nathan Tjoe-A-On atau Ivar Jenner. Namun, untuk tipe pemain yang mampu mengatur tempo dan aliran bola seperti Thom Haye, penggantinya sangat sulit ditemukan.

Performa Thom Haye bersama Persib Bandung memang menunjukkan konsistensi tinggi. Di kompetisi domestik hingga level Asia, ia hampir selalu menjadi pilihan utama di lini tengah, sehingga kehilangannya di Timnas Indonesia akan sangat terasa.

Ricky Kambuaya sebagai Alternatif?

Di sisi lain, mantan striker Timnas Indonesia, Indriyanto Nugroho, menawarkan pandangan berbeda. Ia menyebut nama Ricky Kambuaya, gelandang serbabisa milik Dewa United, sebagai alternatif yang layak dipertimbangkan.

Indriyanto menilai Kambuaya sebagai pemain yang cerdas, memiliki kontrol bola yang baik, umpan-umpan yang enak dilihat, serta kemampuan mengalirkan bola dengan cepat. Meskipun sebelumnya lebih sering dipasang di posisi yang lebih ofensif, Indriyanto yakin Kambuaya bisa dicoba untuk membantu mengatur permainan dari lini tengah.

Bung Ropan pun setuju bahwa Ricky Kambuaya memiliki potensi besar. Namun, ia berpendapat Ricky akan lebih maksimal jika dipasang dalam peran yang lebih ofensif, bukan murni sebagai gelandang bertahan. Ia mengusulkan skema tiga bek dengan formasi 3-4-1-2.

Dalam pola tersebut, Ricky Kambuaya dapat berperan sebagai playmaker di belakang dua striker, sementara lini tengah dijaga oleh Joey Pelupessy dan Ivar Jenner. Untuk posisi sayap, opsi seperti Verdonk di kiri dan Kevin Diks di kanan bisa menjadi pilihan.