Perum Bulog memastikan ketersediaan pasokan beras di bulan Ramadan 2026 aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Kendati demikian, Bulog menemukan adanya penjualan beras premium di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) dan mengimbau pedagang untuk mematuhi ketentuan harga yang berlaku.

Pemantauan intensif dilakukan oleh Perum Bulog untuk memastikan baik ketersediaan maupun stabilitas harga beras menjelang dan selama Ramadan. Secara umum, stok beras untuk kebutuhan pokok masyarakat, mulai dari kualitas biasa, medium, hingga premium, berada dalam kondisi aman.

Namun, dalam pemantauan tersebut, ditemukan beberapa pedagang menjual beras jenis premium di atas HET. Beras premium yang seharusnya dijual maksimal Rp 14.900 per kilogram, terpantau dijual sekitar Rp 15.000 per kilogram. Oleh karena itu, Bulog menganjurkan seluruh pedagang untuk menjual beras sesuai dengan HET yang telah ditetapkan pemerintah.

Sementara itu, permintaan terhadap beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dilaporkan belum menunjukkan peningkatan signifikan. Perum Bulog Cabang Cirebon sendiri mencatat stok beras secara umum berkisar di atas 140 ribu ton. Dengan ketersediaan ini, diharapkan harga beras dapat terjaga stabil dan tidak mengalami kenaikan signifikan selama periode Ramadan hingga perayaan Idulfitri 1447 Hijriah tahun 2026.