Video pernyataan seorang alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas, mengenai status kewarganegaraan anak-anaknya baru-baru ini menjadi sorotan publik di media sosial. Dalam unggahan tersebut, Tyas mengumumkan bahwa kedua buah hatinya kini resmi berstatus British Citizen setelah menerima dokumen dari Home Office Inggris.

Tyas menjelaskan, keputusan tersebut diambil demi masa depan anak-anaknya. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tetap memegang status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), dan merasa cukup hanya dirinya yang memiliki paspor Indonesia, sementara anak-anaknya tidak.

Melaney Ricardo Berbagi Pengalaman dan Ingatkan Jati Diri

Di tengah ramainya perdebatan dan beragam komentar yang membanjiri video Tyas, presenter Melaney Ricardo turut menyampaikan pandangannya melalui media sosial pribadinya. Melaney, yang juga merupakan ibu dari dua anak dengan kewarganegaraan ganda, membagikan pengalamannya.

Melaney Ricardo mengungkapkan bahwa kelak, anak-anaknya harus memilih salah satu status kewarganegaraan saat mereka mencapai usia 18 tahun. Namun, poin utama yang ditekankan Melaney dari pernyataan Tyas adalah mengenai identitas dan kebanggaan terhadap budaya negara asal.

Melalui pesannya, Melaney secara khusus mengingatkan anak-anaknya agar tidak melupakan sebagian darah Batak yang mengalir dalam diri mereka. Ia menyebut, karakter “petarung” yang menjadi ciri khas masyarakat Batak adalah nilai yang harus senantiasa dijaga, di mana pun mereka berada.

Respons Melaney ini dinilai lebih mengarah pada persoalan jati diri dan kebanggaan akan identitas asli, tanpa secara langsung mengomentari keputusan Tyas terkait kewarganegaraan anak-anaknya.

Sebagai informasi, aktris sekaligus presenter bernama asli Agnes Melanie Siahaan ini menikah dengan Tyson James Lynch, pria berkewarganegaraan Australia, pada tahun 2010. Hingga saat ini, rumah tangga keduanya tetap harmonis dan telah dikaruniai dua orang anak.