Artis Kartika Putri kembali menyapa penggemar dan publik setelah lebih dari setahun absen dari layar kaca. Keputusan untuk rehat dari dunia hiburan diambil setelah ia mantap mengubah penampilannya dengan mengenakan niqab atau cadar.

Perubahan penampilan Kartika Putri ini sebelumnya telah diumumkan oleh sang suami, Habib Usman bin Yahya, pada November 2024. Selama periode tersebut, Kartika memang jarang membagikan aktivitas pribadinya di media sosial, berbeda dengan kebiasaan sebelumnya.

Memasuki awal Ramadan 2026, artis berusia 35 tahun ini akhirnya kembali tampil. Bersama Habib Usman, ia menghadirkan konten podcast bertajuk “Hikmah Ramadan” yang dijadwalkan tayang sepanjang bulan puasa tahun ini.

Perjalanan Hijrah dan Perubahan Diri

Dalam kemunculan perdananya dengan niqab, Kartika Putri mengungkapkan sejumlah perubahan yang ia rasakan setelah memutuskan untuk berhijrah dalam penampilan. Habib Usman sempat menanyakan alasan di balik “menghilangnya” sang istri dari media.

“Sudah hilang satu tahun, hilang dari media. Apa sih yang membuat kembali ke media?” tanya Habib Usman, dikutip dari YouTube Kartika Putri Official pada Kamis (19/2/2026).

Menanggapi pertanyaan tersebut, Kartika Putri menjelaskan bahwa setiap individu membutuhkan proses dalam hidupnya.

“Kalau ditanya kenapa menghilang setahun, setiap manusia kan Bib butuh berproses. Makanya ketika baru hijrah benar-benar memantapkan hati, menikmati prosesnya, memperdalam rasa yang ada sehingga bener-bener fokus dengan perubahan yang kita alamin,” lanjutnya.

Habib Usman kemudian menanyakan perbedaan Ramadan sebelum dan sesudah Kartika mengenakan niqab.

“Ini sudah berniqab nih, masyaAllah luar biasa. Apa sih perbedaan ramadhan yang lalu sebelum niqab dan sesudah niqab?” tanya Habib Usman lagi.

Kartika Putri menyatakan bahwa kebahagiaan dan kenikmatan Ramadan tetap sama, namun ada perubahan signifikan dalam sikapnya.

“Bedanya apa ya, mungkin ga ada bedanya tetap bahagia, terharu, nikmat, dan selalu berdoa nyampe dari ramadhan ini ke ramadhan berikutnya. Kalau ditanya bedanya, mungkin sekarang jauh lebih punya malu. Jadi kalo ramadhan dulu masih menerima acara, biasa bulan puasa kan banyak undangan silaturahmi, buka puasa bersama karena mau lebaran fashion show, launching product temen-temen yang lagi berbisnis gitu. Karena sekarang sudah berniqab jadi punya malu, lebih dipilah-pilih,” terangnya.

Tanggapan Lingkungan dan Isu Paksaan

Selain perubahan internal, Kartika Putri juga menuturkan adanya perubahan sikap dari sejumlah teman yang kini tampak lebih sungkan atau ragu untuk mengajaknya bepergian bersama. Ia juga menyebutkan bahwa ada sebagian orang yang beranggapan keputusannya mengenakan niqab merupakan hasil tekanan dari sang suami.

“Banyak banget temen-temen yang takut main. Katanya ‘ih si Kartika sekarang ekstrem banget ya’ ‘Wah kajiannya jangan-jangan langsung dituntut shalehah ya’ gitu.”

“Banyak judgemental lagi yang bikin kita kayak ‘ini pasti dipaksa Habib Usman nih’. ‘Jangan-jangan udah di-brainwash’ gitu,” terangnya lagi.

Menanggapi tudingan tersebut, Habib Usman bin Yahya dengan tegas membantah.

“Saya tidak pernah memaksa,” sahut sang suami sambil tertawa.