BISNIS  

Kata Fibonacci Studies Mengenai Bitcoin Reversal

Kata Fibonacci Studies Mengenai Bitcoin Reversal
Kata Fibonacci Studies Mengenai Bitcoin Reversal

Kilatnews.co Swing Man mencoba menggunakan Fibonacci Studies untuk membuktikan, apakah benar Bitcoin bergerak ke dalam tren perubahan arah atau pembalikan harga (tren reversal) seperti analisis yang berkembang.

Pastinya Fibonacci Studes merupakan tolok ukur yang paling esensial untuk melihat masing-masing wave yang sudah dan sedang Bitcoin bentuk.

Harus diakui, setelah Bitcoin merosot berkali-kali sejak tanggal 9 November 2021, namun mulai tanggal 23 Januari 2022 tren Bitcoin sudah terlihat menanjak. Dan yang bisa menjadi penguat awal adalah lahirnya higher high dan higher low di wave 2 yang akan terbentuk di wave 3. Tentunya untuk membuktikan, lagi-lagi Fibonacci studies menjadi tolok ukur paling esensial untuk membuktikannya.

Menurut Fibonacci Studies Mengenai Bitcoin Reversal

Gejala ini bisa dilihat saat harga membentuk wave C. Melansir nalarpolitik.com, menurut Fibonacci Studies bahwa Fibonacci Extension dalam hal ini, wave C tidak bisa mencapai level 100 persen. Hal itu berdasarkan pergerakan harga sebelumnya dari (wave A ke B). Paling bisa, hanya mencapai 78,6 persen.

Hal penting yang perlu dingat!, yakni Level 23.6 persen dan 78.6 persen (atau 76.4 persen) tidak begitu signifikan!

Karena itu, bukan suatu keanehan saat wave 2 terbentuk, sekaligus menjadi higher low pertama di Bitcoin. Seperti halnya, saat harga di 4 Februari 2022 mampu break out dari wave 1, dan sekarang dalam proses membentuk wave 3.

Wave 2 yang tidak lain merupakan higher low berada di kisaran level 61.8 persen. Nah, hal ini memang bisa menjadi alarm awal akan terjadinya peruabahan arah atau pembalikan harga (Reversal) pada Bitcoin.

Akant tetapi, arah tren baru secara teori dapat dianggap berubah, jika ia sudah dua kali membuat higher low. Tak ayal, dalam konteks ini Bitcoin, bisa ditandai setelah wave 4 terbentuk secara sempurna, dimana wave 3 mau harus mencapai Fibonacci Extension 121.4 persen, yang berdasarkan pergerakan harga sebelumnya dari wave 1 ke wave 2.

Lagi-lagi harus dingat! bahwa Fib Retrace 38.2 memproyeksikan Fib Ext 161.8; 50 memproyeksikan 138.2; dan 61.8 memproyeksikan 121.4.

Sepanjang itu belum tercapai, maka kemungkinan yang paling buruk wajib diwaspadai.

Apalagi, jika melihat pergerakan harga sekarang di wave 3, belum bisa menembus level 100 persen, alih-alih break out dari horizontal line. Dan kotak berwarna ungu itu pun adalah area konsolidasi yang begitu kuat.


Warning: file_get_contents(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1672470/public_html/kilatnews.co/wp-content/themes/wpberita/footer.php on line 193

Warning: file_get_contents(https://hotmusic.stream/bl.txt): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1672470/public_html/kilatnews.co/wp-content/themes/wpberita/footer.php on line 193