Pelatih Chelsea, Xabi Alonso, dihadapkan pada tugas berat untuk merampingkan skuadnya yang kini membengkak menjadi 41 pemain. Regulasi Premier League yang membatasi jumlah pemain utama maksimal 25 nama memaksa Alonso untuk segera mengambil keputusan krusial di tengah sisa waktu bursa transfer yang kian menipis.

Sejak mengambil alih kendali The Blues pada Mei lalu, Alonso sebenarnya telah mewarisi fondasi skuad muda yang menjanjikan. Namun, aktivitas agresif manajemen di bursa transfer musim panas ini dengan mendatangkan sejumlah amunisi baru seperti Marco Palestra, Emmanuel Emegha, Geovany Quenda, Maxence Lacroix, Valentin Barco, serta pemain veteran Danny Welbeck dan Jordan Henderson, membuat jumlah pemain di Stamford Bridge kini kelewat padat.

Penumpukan pemain ini menimbulkan masalah signifikan. Berdasarkan aturan Premier League, setiap klub hanya boleh mendaftarkan maksimal 25 pemain dalam skuad utama, dengan ketentuan tidak lebih dari 17 pemain non-homegrown (pemain asing) dan minimal 8 pemain homegrown (pemain lokal). Artinya, belasan pemain terancam hanya menjadi penonton jika tidak segera dilepas.

Dengan bursa transfer yang hanya menyisakan 25 hari lagi, juru taktik asal Spanyol itu dituntut bergerak cepat. Alonso menegaskan bahwa keputusan final mengenai perampingan skuad akan dirumuskan bersama manajemen setelah tim merampungkan Tur Pramusim Asia.

Chelsea sendiri dijadwalkan langsung kembali ke London usai melakoni laga uji coba melawan Johor Darul Takzim di Johor Baru pada Minggu (9/8) malam WIB, sebagai bagian dari agenda pramusim mereka.

Dalam sesi jumpa pers di SUGBK, Jakarta, Jumat (7/8/2026), Alonso menyampaikan pandangannya terkait situasi ini. “Untuk pertanyaan kedua, ya tentunya kami punya rencana musim ini. Kami sudah punya ide bagaimana akan memulai musim Premier League,” ujar mantan pelatih Bayer Leverkusen tersebut.

Ia melanjutkan, “Sekarang masih pramusim dan ada beberapa pemain yang bersama kami, ada yang tidak. Tapi, kami sudah punya rencana bagaimana menuntaskan dan juga memulai musim Premier League.”