Wardatina Mawa memastikan keputusannya untuk bercerai dari Insanul Fahmi sudah bulat. Pernyataan ini disampaikan Mawa usai menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri pada Rabu (4/3/2026) terkait dugaan kasus illegal access yang dilaporkan Inara Rusli. Ia bahkan telah melayangkan gugatan cerai di Pengadilan Agama Lubuk Pakam, Medan.
Mawa menegaskan bahwa keputusannya untuk berpisah adalah murni dari dirinya sendiri, setelah melalui berbagai pertimbangan dan pengalaman pahit yang ia rasakan. Ia menampik tuduhan adanya intervensi dari pihak lain, termasuk keluarga atau teman-teman terdekatnya, seperti yang dinarasikan oleh pihak Insanul.
“Saya sudah menggugat resmi, menggugat di Pengadilan Agama Lubuk Pakam Medan,” kata Mawa usai menjalani pemeriksaan. Ia melanjutkan, “Jadi tolong jangan sampai ada menyalah-nyalahkan orang. Jangan menyalahkan ini itu. Ini murni dari pribadi saya sendiri.”
Wardatina juga menekankan jika tuduhan terkait intervensi sama sekali tidak benar adanya. Menurutnya, kehadiran teman-temannya tersebut adalah untuk memberikan dukungan terkait permasalahan yang tengah menimpanya.
“Makin ke sini saya nggak suka terlalu banyak menyalahkan orang. Fokus saja sama laporan yang saya sampaikan. Laporan yang saya buat terkait perzinaan dan perselingkuhan,” ujarnya.
Mawa juga menegaskan tekadnya untuk tidak kembali rujuk. “Dari awal saya sudah menyampaikan kalau saya sudah tekad tidak akan mau Kembali lagi. Jadi tolong hargai dan hormati keputusan saya. Saya tidak akan tergoyahkan dengan rayuan-rayuan maut apa pun,” lanjutnya.
Puncak kekesalan Mawa terlihat saat ia memberikan pernyataan pedas yang ditujukan kepada Insanul dan Inara. “Jadi kalau memang mau, silakan ambil aja. Saya tidak mau bekas-bekas. Makasih,” tegas Mawa seraya mengakhiri wawancara dan meninggalkan lokasi.




