JAKARTA telah membulatkan tekad untuk mengakhiri pernikahannya dengan pengusaha . Rencananya, akan segera didaftarkan di Pengadilan Agama Medan setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Keputusan ini diambil Wardatina Mawa di tengah memanasnya kasus dan perzinaan yang menyeret nama suaminya, Insanul Fahmi, dengan selebgram Inara Rusli. Laporan yang diajukan oleh Mawa sendiri telah resmi naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan oleh Polda Metro Jaya pada 10 Februari 2026, setelah ditemukan unsur pidana dalam perkara tersebut.

Wardatina Mawa menyatakan bahwa ia akan segera bertolak ke Medan dalam waktu dekat untuk mengurus berkas perceraiannya. Ia menegaskan bahwa keputusannya untuk bercerai tidak dapat diubah, meskipun Insanul Fahmi sebelumnya telah berupaya meminta maaf. Mawa mengaku tidak menerima permintaan maaf tersebut secara langsung dari suaminya.

Kasus ini bermula dari laporan Wardatina Mawa pada November 2025, yang menuduh Insanul Fahmi menjalin hubungan gelap dengan Inara Rusli. Mawa mengaku memiliki bukti kuat, termasuk rekaman CCTV, yang mendukung laporannya. Dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Mawa dicecar sekitar 27 pertanyaan oleh penyidik terkait kronologi kejadian.

Sementara itu, Insanul Fahmi sendiri mengaku tidak mengikuti aktivitas media sosial istrinya karena takut rindu. Ia juga menyatakan bahwa komunikasi dengan Mawa masih terjalin baik dan ia berusaha melindungi sang istri dari hasutan orang lain. Namun, kuasa hukum Inara Rusli sempat menyindir Wardatina Mawa, menyatakan bahwa Mawa tidak akan dikenal publik tanpa keterlibatan Insanul Fahmi dan Inara Rusli.

Di sisi lain, Inara Rusli sendiri telah memberikan tanggapan terkait isu perselingkuhan ini melalui unggahan bernuansa religi di media sosialnya, mengutip ayat Al-Qur’an. Ia juga sempat dikabarkan mengakui adanya pernikahan siri dengan Insanul Fahmi, meskipun belum ada pernyataan resmi yang mendalam mengenai tuduhan tersebut.

Perkembangan terbaru juga menunjukkan adanya grup gosip yang membahas kedekatan antara Inara Rusli dan Insanul Fahmi, yang menjadi salah satu bagian dari pendalaman kasus oleh penyidik.