Kiper Tim Nasional Indonesia, Maarten Paes, diperkirakan akan tetap mengawal gawang Ajax Amsterdam saat menghadapi wakil Irlandia, Shelbourne, dalam leg pertama putaran ketiga Kualifikasi UEFA Conference League 2026/2027. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di markas kebanggaan Ajax, Stadion Johan Cruyff ArenA, pada Jumat (7/8/2026) dini hari WIB.
Prediksi ini muncul di tengah kedatangan kiper kawakan Marc-Andre ter Stegen yang baru saja dipinjam Ajax dari Barcelona pada bursa transfer musim panas ini. Ter Stegen, yang merupakan penjaga gawang asal Jerman, memang diproyeksikan menjadi pilihan utama De Godenzonen untuk mengarungi musim 2026/2027, terutama menyambut bergulirnya Eredivisie akhir pekan ini.
Namun, media ternama Belanda, Voetbal Primeur, melaporkan bahwa pelatih Ajax, Míchel Sanchez, kemungkinan besar belum akan langsung menurunkan Ter Stegen sebagai starter. Meskipun sang pemain sudah diperkenalkan dan ikut berlatih bersama skuad, momentum tampaknya masih berpihak pada Paes.
“Terlalu Dini” bagi Ter Stegen
Mengutip laporan Voetbal Primeur, keputusan untuk tidak langsung memainkan Ter Stegen didasari pertimbangan waktu adaptasi. “Stegen berhak tampil dalam dua laga melawan Shelbourne. Namun, tampaknya terlalu dini baginya untuk langsung menjadi starter, sehingga Maarten Paes kemungkinan besar akan tetap mengawal gawang,” tulis media tersebut.
Kondisi ini otomatis akan menggeser posisi Paes menjadi kiper pelapis setelah Ter Stegen sepenuhnya siap. Namun, untuk pertandingan penting melawan Shelbourne, Paes yang berusia 28 tahun masih dipercaya untuk tampil sejak menit awal.
Performa Impresif Paes di Babak Sebelumnya
Peluang Paes untuk kembali tampil sebagai starter bukan tanpa alasan kuat. Eks kiper FC Dallas itu mencatatkan awal musim yang mulus setelah sukses mengantar Ajax menyingkirkan wakil Serbia, FK Vojvodina, dengan agregat telak 8-2 di putaran kedua kualifikasi.
Pada leg pertama yang digelar di markas lawan, Paes menunjukkan performa solid dengan membantu Ajax meraih kemenangan 4-1. Ia mencatatkan tiga penyelamatan penting, satu high claim, dan tujuh recoveries, yang memberinya rating 7,0 versi Fotmob.
Sementara itu, pada leg kedua di kandang sendiri yang juga berakhir dengan skor identik 4-1, Paes kembali tampil apik. Ia mencatatkan 30 sentuhan bola, satu penyelamatan, dan delapan recoveries sepanjang pertandingan.
Ketangguhan Paes sendiri sudah teruji sejak musim lalu, di mana ia menjadi pilihan utama dalam 11 laga terakhir Ajax di Eredivisie dengan torehan lima clean sheet. Selain itu, ia juga tampil impresif dalam dua pertandingan babak play-off Conference League.




