Sebuah keluhan warga mengenai kebisingan dari fasilitas olahraga King Padel Kemang menjadi viral di media sosial, memicu pertanyaan publik tentang siapa sebenarnya pemilik tempat tersebut. Unggahan akun TikTok @mengejarhei yang merasa terganggu oleh aktivitas padel di lokasi itu telah ditonton lebih dari 1 juta kali.

Keterlibatan Liem Swie King dalam Peresmian

Di tengah spekulasi mengenai kepemilikan King Padel Kemang, penelusuran di internet belum menemukan informasi gamblang. Namun, sebuah unggahan menarik ditemukan di akun Instagram legenda bulutangkis Indonesia, Liem Swie King. Dalam postingan tersebut, Liem Swie King terlihat sedang meresmikan pembukaan lapangan King Padel Kemang bersama keluarganya pada Juli 2025 silam.

Dalam unggahannya, Liem Swie King menulis, “Pembukaan King Padel di area Kemang, Jakarta Selatan oleh kami sekeluarga. Mampir ya, konco-konco sedulur. Semoga bisa menjadi tempat untuk berkumpul dan berolahraga, semoga semua sehat senantiasa. Kalau bertemu saya di lapangan, jangan ragu menyapa.” Ia juga terlihat memotong tumpeng nasi kuning dalam acara peresmian tersebut.

Liem Swie King: Legenda Bulutangkis “Raja Smas”

Liem Swie King, yang lahir pada 28 Februari 1956, bukanlah sosok sembarangan. Ia dikenal sebagai legenda bulutangkis Indonesia dengan julukan “Raja Smas” berkat pukulan jumping smash-nya yang sangat kuat dan akurat. Liem Swie King mendominasi kancah internasional pada era 1970-an hingga 1980-an, berhasil meraih 3 gelar All England (1978, 1979, 1981) dan 3 Piala Thomas (1976, 1979, 1984).

Afiliasi dengan Homeground Padel

Meskipun Liem Swie King terlihat meresmikan, kepemilikan King Padel Kemang secara definitif belum dapat dikonfirmasi. Yang jelas, King Padel Kemang diketahui berafiliasi dengan Homeground Padel. Salah satu co-founder Homeground Padel, Greta Bunawan, juga hadir mendampingi Liem Swie King dalam acara potong tumpeng peresmian tersebut.