Tim Nasional Voli Putra Indonesia mengemban misi ambisius untuk menembus empat besar pada ajang AVC Men’s Volleyball Cup 2026. Target ini ditetapkan setelah pada turnamen sebelumnya Skuad Garuda hanya mampu finis di peringkat keenam.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), Imam Sudjarwo, optimistis dengan kombinasi pemain lokal dan senior yang dimiliki tim. Menurutnya, komposisi ini memberikan peluang untuk bersaing di level Asia.

“Di sini lawan terberat kami Qatar dan Korea. Mudah-mudahan kami bisa masuk Top 4 setelah di turnamen sebelumnya hanya menjadi peringkat ke-6,” ujar Imam Sudjarwo saat acara pelepasan tim di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, pada Rabu (17/6).

Tantangan Cedera dan Administrasi Pelatih

Perjalanan Timnas Voli Putra Indonesia menuju AVC Men’s Volleyball Cup 2026 tidak sepenuhnya mulus. Sejumlah pemain kunci harus menepi akibat cedera yang dialami saat menjalani pemusatan latihan. Nama-nama seperti Irpan, Dio Zulfikri, dan Agil Angga Anggara menjadi deretan pemain yang dibekap cedera.

Selain itu, persiapan tim juga diwarnai kendala administratif terkait izin tinggal pelatih kepala, Sergio Veloso. Proses perizinan yang belum rampung membuat tugas kepelatihan sementara dipegang oleh Reidel Toiran.

Persaingan Ketat di Pool B

Pada AVC Men’s Volleyball Cup 2026, Timnas Voli Putra Indonesia tergabung di Pool B. Mereka akan menghadapi persaingan ketat dari tim-tim kuat seperti Qatar, Korea, Thailand, dan Oman. Kiprah Jasen Natanael Kilanta dan rekan-rekan dalam menghadapi lawan-lawan tersebut akan menjadi sorotan utama.