Kurma, buah khas Timur Tengah, selama ini lekat dengan citra hidangan manis, terutama saat Ramadan di Indonesia. Rasa legit alami buah ini menjadikannya primadona untuk menu berbuka puasa. Namun, pandangan bahwa kurma hanya cocok disajikan dalam rasa manis kini mulai bergeser.
Ahmad Bagarib, seorang kreator konten sekaligus Duta Kurma Indonesia, mendobrak tradisi tersebut dengan menghadirkan inovasi baru. Ia berhasil mengolah kurma menjadi sajian bercita rasa gurih dan asin yang unik. Ide ini bermula dari sebuah tantangan.
Dalam unggahan videonya pada Jumat, 27 Februari 2026, Ahmad Bagarib mengungkapkan bahwa gagasan kurma gurih muncul setelah ia menerima tantangan dari komedian Dustin Tiffani. “Saya ingin menghadirkan minimal dua varian kurma dengan cita rasa yang berbeda dari kebanyakan,” ujar Ahmad dalam video tersebut.
Menurut Ahmad, inspirasi utama kurma gurih ini datang dari kebiasaan masyarakat di Arab Saudi. Di sana, kurma seringkali dipadukan dengan keju cair atau saus wijen bernama tahini. Perpaduan manis alami kurma dengan gurihnya tahini menciptakan sensasi rasa yang kaya dan berbeda.
Mengingat tahini tidak selalu mudah ditemukan di pasar lokal Indonesia, Ahmad Bagarib memilih bahan alternatif yang lebih praktis. Untuk varian asin gurih, ia menggunakan keju cair. Sementara itu, selai kacang dipilih sebagai pengganti tahini, tetap memberikan sentuhan gurih yang diinginkan.




