Musim kompetisi Eropa 2025/2026 menjadi tamparan keras bagi sepak bola Italia. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, tak satu pun wakil dari Negeri Pizza mampu menembus babak semifinal di seluruh ajang antarklub Benua Biru, menyisakan kekecewaan mendalam bagi para penggemar.

Harapan Terakhir Pupus di Perempat Final

Harapan terakhir publik Italia sempat bertumpu pada dua klub, Bologna dan Fiorentina, yang berlaga di Liga Europa dan Conference League. Namun, keduanya gagal menjawab ekspektasi dan harus tersingkir di babak perempat final pada Jumat, 17 April 2026.

Bologna lebih dahulu angkat koper dari Liga Europa setelah tak berdaya menghadapi wakil Inggris, Aston Villa. Kekalahan 1-3 pada leg pertama di kandang sendiri membuat langkah mereka makin berat. Saat memainkan laga tandang di markas Aston Villa, Bologna tak mampu memberikan perlawanan berarti, dan kembali menelan kekalahan telak 0-4. Hasil ini membuat mereka tersingkir dengan agregat mencolok 1-7.

Nasib serupa juga dialami Fiorentina di ajang Conference League. Tim berjuluk La Viola itu juga harus mengakui keunggulan wakil Inggris lainnya, Crystal Palace. Kekalahan 0-3 saat bermain di markas Crystal Palace menjadi beban berat yang tak mampu mereka atasi, mengakhiri perjalanan mereka di kompetisi Eropa musim ini.

Kegagalan ini memunculkan pertanyaan besar mengenai kondisi sepak bola Italia dan Serie A di kancah Eropa. Apakah ini merupakan tanda krisis besar yang melanda liga papan atas Italia?