Mantan pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, akhirnya angkat bicara mengenai polemik pembayaran gaji yang sempat berujung pada sanksi FIFA Registration Ban. Robert menjelaskan bahwa dirinya sengaja memilih untuk tidak banyak berkomentar sebelumnya karena ingin persoalan tersebut diselesaikan secara profesional.
Ia baru memutuskan untuk berbicara setelah munculnya komentar publik yang turut menyeret dirinya serta keluarganya. “Saya sebenarnya ingin masalah ini tetap berada dalam proses yang semestinya. Saya tidak ingin persoalan pribadi berkembang menjadi konsumsi publik,” ucap Robert melalui unggahan di media sosial Instagramnya.
Kronologi Sengketa Pembayaran
Robert menyebutkan bahwa sengketa tersebut bermula dari kewajiban pembayaran setelah ia meninggalkan kursi pelatih Persib. Ia menegaskan bahwa kepergiannya dari tim bukan karena pemecatan. “Saya mengundurkan diri dari posisi pelatih kepala. Jadi, penting untuk ditegaskan bahwa saya tidak pernah dipecat,” tambahnya.
Setelah adanya pergantian manajemen di Persib, Robert mengaku sempat melakukan pertemuan dengan Adhitia Putra Herawan pada Januari 2025. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas penyelesaian pembayaran yang tertunda.
“Kami kemudian menyepakati skema pembayaran bertahap sebagai jalan keluar bagi kedua pihak,” jelas Robert, mengakhiri masa diamnya terkait sengketa yang membelitnya dengan klub berjuluk Maung Bandung tersebut.




