Federasi Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) terus mematangkan persiapan Tim Nasional Indonesia untuk agenda FIFA Matchday periode Juni 2026. Skuad Garuda dijadwalkan akan menjalani dua pertandingan uji coba internasional yang krusial untuk menjaga performa dan mengukur kekuatan tim.

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan bahwa PSSI telah berhasil mengamankan satu calon lawan bagi Timnas Indonesia. Meskipun identitas negara tersebut belum diumumkan secara resmi, Sumardji memastikan komunikasi dengan beberapa negara lain masih terus berjalan untuk mengisi satu slot pertandingan tersisa.

“Satu negara sudah hampir pasti akan menjadi lawan tanding, sementara satu slot lainnya masih dalam pencarian agar sesuai dengan kebutuhan teknis tim,” ujar Sumardji, Kamis (09/04/2026).

Strategi PSSI: Prioritaskan Lawan Non-Piala Dunia

Menariknya, PSSI memiliki pendekatan khusus dalam menentukan calon lawan. Federasi secara sengaja memprioritaskan negara-negara yang tidak lolos ke Piala Dunia 2026, alih-alih memilih tim peserta turnamen akbar tersebut.

Keputusan ini didasari oleh beberapa pertimbangan. Dengan jadwal Piala Dunia 2026 yang dimulai pada pertengahan Juni, negara-negara peserta dipastikan akan fokus penuh pada persiapan turnamen utama, sehingga peluang untuk mengatur laga uji coba dengan mereka menjadi sangat kecil.

Selain faktor ketersediaan jadwal, aspek teknis juga menjadi perhatian utama. PSSI ingin memastikan lawan yang dihadapi memiliki kualitas kompetitif yang memadai. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengalaman berharga bagi skuad Garuda, sekaligus menjadi strategi realistis dan efektif dalam membangun kekuatan tim secara bertahap.

Langkah strategis ini juga selaras dengan target jangka panjang Timnas Indonesia, termasuk persiapan menuju ajang penting seperti Piala Asia 2027. Dengan menghadapi lawan yang tepat, diharapkan kualitas permainan dan konsistensi performa tim di level internasional dapat terus meningkat.