GRESIK – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Gresik mengambil langkah proaktif dengan menandai sejumlah titik jalan rusak di sepanjang Jalan Raya Duduksampeyan. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan 2026.

Kegiatan survei dan penandaan ini dilaksanakan pada Kamis (26/2) dan dipimpin langsung oleh Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Gresik, Ipda Andreas Dwi A, bersama personel Unit Kamsel. Sebelumnya, kegiatan serupa juga telah dilakukan di Jalan Raya Veteran.

Dalam patroli tersebut, petugas menemukan beberapa lubang jalan yang dinilai berpotensi membahayakan pengendara. Untuk meminimalkan risiko, Satlantas Polres Gresik segera memberikan tanda berupa lingkaran menggunakan cat semprot (pylox) pada setiap lubang. Penandaan visual ini berfungsi sebagai peringatan dini agar pengendara lebih waspada saat melintasi area tersebut.

Selain penanganan awal di lapangan, langkah ini juga merupakan bagian dari koordinasi aktif antara Polres Gresik dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Koordinasi tersebut bertujuan untuk mempercepat proses perbaikan infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan.

Ipda Andreas Dwi A menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap keselamatan masyarakat. “Kami telah melakukan survei jalur dan berkoordinasi dengan BBPJN agar perbaikan segera dilakukan. Penandaan jalan berlubang ini adalah langkah cepat untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas di bulan Ramadhan 2026 ini,” ujar Ipda Andreas, Jumat (27/2).

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk senantiasa berhati-hati dan mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.