Gelandang andalan Persita Tangerang, Pablo Ganet, tidak dapat menyembunyikan kekecewaan mendalamnya usai timnya takluk dari rival kuat Persib Bandung dalam lanjutan BRI Super League 2025/26. Dalam laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Persita harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor meyakinkan, sebuah hasil yang memicu evaluasi jujur dari pemain asal Afrika tersebut.

Ganet, yang menjadi motor lini tengah Persita, menyatakan bahwa kekalahan ini bukan sekadar angka di papan skor. Menurutnya, ini juga tentang bagaimana tim gagal memenuhi ekspektasi sendiri dan dukungan besar dari suporter yang hadir. Ia menambahkan, setiap kekalahan memang memberikan pelajaran, namun takluk dari Persib terasa lebih menyakitkan mengingat reputasi Maung Bandung sebagai salah satu tim terkuat di kompetisi.

Pemain bernomor punggung 10 itu menegaskan bahwa seluruh skuad Persita merasa tidak puas dengan performa dan hasil yang diraih. Kekalahan ini, menurut Ganet, tidak hanya berdampak pada posisi Persita yang kini tertahan di papan tengah klasemen liga, tetapi juga memengaruhi mental tim yang sedang berjuang membangun konsistensi. Ia menekankan bahwa tim harus segera memperbaiki cara bermain, terutama saat menghadapi tim-tim besar yang agresif dalam tekanan tinggi.

Lebih lanjut, Ganet mengomentari jalannya pertandingan yang memperlihatkan beberapa kelemahan timnya. Ia menyoroti momen ketika Persita kehilangan fokus di fase krusial permainan, yang kemudian membuka ruang di lini belakang dan berhasil dimaksimalkan oleh Persib menjadi gol. Ganet menilai bahwa momen-momen kecil seperti kehilangan bola di area sendiri atau kurangnya komunikasi menjadi faktor yang mendukung kekalahan timnya.

Secara statistik, Persib Bandung memang mampu menciptakan sejumlah peluang berbahaya melalui serangan cepat dan permainan terorganisir, yang kerap menempatkan Ganet dan rekan-rekannya dalam situasi sulit. Di sisi lain, Persita sebenarnya memiliki beberapa kesempatan emas untuk mencetak gol, namun sayangnya gagal dikonversi. Ganet menyampaikan pentingnya tim untuk belajar dari masalah penyelesaian akhir ini agar dapat memanfaatkan setiap peluang di pertandingan berikutnya.