Bhayangkara Presisi Lampung FC resmi menunjuk Oscar Bruzon sebagai pelatih kepala baru, menggantikan Paul Munster yang hengkang secara mendadak. Kedatangan juru taktik asal Spanyol ini, ditambah dengan keberhasilan mempertahankan dua winger andalan, Allano Lima dan Moussa Sidibe, diprediksi akan menjadikan Bhayangkara FC sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan di Super League 2026/2027.
Bruzon, pelatih berusia 49 tahun, bukanlah nama asing di kancah sepak bola Asia. Ia sebelumnya sukses membawa East Bengal FC menjuarai Indian Super League, sebuah rekam jejak yang menjanjikan bagi tim berjuluk The Guardians tersebut. Penunjukannya diharapkan mampu membawa angin segar dan strategi baru bagi Bhayangkara FC.
Kehadiran Bruzon yang berpengalaman, dikombinasikan dengan stabilitas skuad inti, terutama di lini serang, menjadi sorotan. Analisis dari awak transfermarkt menyoroti potensi besar yang dimiliki Bhayangkara FC dengan komposisi ini.
Analisis Potensi Bhayangkara FC
“Bhayangkara FC tak perlu membangun dari nol. Mereka berhasil mengamankan dua senjata utamanya, Allano Lima dan Moussa Sidibe, lalu menunjuk Oscar Bruzon sebagai nakhoda baru,” demikian kupasan awak transfermarkt. “Dengan fondasi yang sudah terbentuk dan sentuhan Bruzon, Bhayangkara FC berpotensi menjadi salah satu kuda hitam paling berbahaya di Super League 2026/2027.”
Dengan demikian, Bhayangkara FC dipandang memiliki modal kuat untuk bersaing ketat dan bahkan mengejutkan tim-tim papan atas di kompetisi mendatang.




