Pembalap asal Spanyol, Alex Rins, akhirnya buka suara mengenai salah satu keputusan krusial dalam perjalanan kariernya di MotoGP. Rins menegaskan dirinya tidak menyesal telah menolak tawaran bergabung dengan Gresini Racing, sebuah langkah yang membuatnya kehilangan kesempatan menunggangi motor Ducati yang kala itu sedang berada di puncak performa.
Keputusan besar ini diambil Rins setelah tim Suzuki secara mengejutkan mengundurkan diri dari ajang MotoGP pada akhir musim 2022. Saat itu, Rins dihadapkan pada dua pilihan utama yang sama-sama menarik: menerima pinangan Gresini Racing atau bergabung dengan LCR Honda.
Setelah melalui pertimbangan matang, Rins akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada Honda. Ia mengungkapkan bahwa faktor utama di balik keputusannya bukanlah masalah finansial, melainkan visi proyek dan dukungan penuh dari pabrikan.
“Di Honda, mereka menawariku ketentuan yang sama seperti yang didapat Marc Márquez dan Joan Mir. Ini bukan soal uang, tetapi proyek dan dukungan pabrikan,” ujar Rins, menjelaskan alasannya memilih tim satelit Honda tersebut.
Pilihan Rins sempat membuahkan hasil positif yang menjanjikan. Bersama LCR Honda, ia berhasil meraih kemenangan sensasional di Grand Prix Austin dan finis di posisi kedua pada sesi sprint race. Pencapaian ini seolah membenarkan keputusannya untuk mempercayai proyek Honda.
Namun, perjalanan Rins di musim tersebut tidak berjalan mulus. Musimnya terganggu oleh cedera parah yang membuatnya harus absen dalam 13 seri balapan. Akibatnya, ia gagal meraih poin di beberapa balapan lain, menghambat momentum positif yang telah dibangunnya.




