Tim Nasional Portugal harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang Republik Demokratik Kongo 1-1 dalam laga pembuka Piala Dunia 2026. Hasil mengecewakan ini diwarnai oleh penampilan tanpa gol dari megabintang Cristiano Ronaldo, yang kini melewati lima pertandingan Piala Dunia secara beruntun tanpa menyumbang gol.

Bertanding penuh selama 90 menit di Amerika Serikat pada Kamis, 18 Juni 2026, Ronaldo tercatat hanya mampu melepaskan tiga tembakan. Dari seluruh percobaan tersebut, tidak ada satu pun yang mengarah tepat ke gawang lawan, menambah panjang catatan mandulnya di ajang empat tahunan ini.

Pembelaan Roberto Martinez untuk Cristiano Ronaldo

Meski demikian, Pelatih Portugal Roberto Martinez menolak keras anggapan bahwa kegagalan timnya meraih kemenangan disebabkan oleh ketajaman Ronaldo yang sedang menurun. Martinez menegaskan bahwa membebankan hasil imbang kepada penyerang berusia 41 tahun itu adalah hal yang tidak masuk akal.

“Tidak masuk akal mengeluarkan pencetak gol terbaik di sepak bola dunia dalam pertandingan ketika Anda membutuhkan gol,” ungkap Martinez seusai pertandingan, seperti dikutip dari ESPN.

Menurut juru taktik asal Spanyol tersebut, masalah utama yang dihadapi Portugal justru muncul setelah mereka unggul cepat. Gol pembuka yang dicetak Joao Neves pada menit keenam ternyata tidak mampu dimanfaatkan untuk terus menekan lawan.

Martinez menambahkan, setelah gol tersebut, Portugal justru kehilangan agresivitas dan membiarkan Republik Demokratik Kongo mengembangkan permainan. Kondisi ini, menurutnya, menjadi faktor kunci di balik kegagalan timnya mengamankan tiga poin penuh.