JAKARTA – Tim Nasional Indonesia dipastikan akan menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta sebagai markas utama jika berhasil melaju ke babak semifinal Piala AFF 2026. Keputusan ini menjadi skenario khusus yang disiapkan PSSI, meskipun pada fase grup, Skuad Garuda akan berlaga di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor.
Direktur Utama PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI), Marsal Masita, menjelaskan bahwa Stadion Pakansari hanya didaftarkan untuk kebutuhan babak penyisihan grup. “Jadi, Insyaallah kalau kita masuk semifinal, lawan Malaysia, dan final, lawan siapa pun, kita akan main di SUGBK. Jadi, kita daftarkan ke Piala AFF,” tutur Marsal pada Jumat, 29 Mei 2026.
Pada fase grup, Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua pertandingan kandang di Stadion Pakansari. Laga pertama akan menghadapi Kamboja pada 27 Juli 2026, disusul pertandingan melawan Vietnam pada 3 Agustus 2026. Sementara itu, dua pertandingan grup lainnya akan dimainkan di kandang lawan, yakni melawan Timor Leste atau Brunei Darussalam, serta Singapura.
Marsal menegaskan, PSSI telah secara resmi mendaftarkan SUGBK sebagai venue untuk pertandingan semifinal hingga final Piala AFF 2026. Hal ini menunjukkan keseriusan federasi dalam memberikan dukungan maksimal bagi Timnas Indonesia, dengan harapan atmosfer Gelora Bung Karno dapat menjadi pendorong semangat di fase krusial turnamen.



