PAMEKASAN – Pertarungan sengit diprediksi akan tersaji saat Madura United menjamu Arema FC dalam lanjutan pekan ke-22 Super League. Laga krusial ini akan digelar di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan pada Sabtu, 21 Februari 2026 malam. Madura United berambisi meraih kemenangan di kandang sendiri, namun mereka akan menghadapi tim tamu Arema FC yang tengah dalam performa menanjak dan datang dengan kekuatan penuh.
Arema FC Penuh Opsi dengan Kembalinya Rio Fahmi
Kubu Arema FC dipastikan semakin percaya diri setelah bek kanan andalan mereka, Rio Fahmi, kembali bergabung. Rio Fahmi sebelumnya absen di pekan ke-21 karena akumulasi kartu kuning. Kehadirannya menambah opsi bagi pelatih Arema FC, Marcos Santos, yang sebelumnya sempat mencoba beberapa pemain di posisi tersebut.
Sebelum kembalinya Rio Fahmi, posisi bek kanan sempat diisi oleh Bayu Setiawan, Rifad Marasabessy, bahkan Alfarizi. Penempatan Alfarizi, pemain U23, juga menjadi bagian dari kebutuhan taktikal dan regulasi. Pelatih Marcos Santos mengungkapkan strateginya terkait opsi pemain muda tersebut.
“Saya mendapatkan informasi kalau Alfarizi bisa bek kanan. Jadi, saya bisa memanfaatkan opsi itu,” ujar Marcos Santos.
Lini Tengah Tetap Solid Meski Tanpa Betinho
Meski Arema FC harus kehilangan gelandang Betinho selama dua pekan ke depan akibat cedera yang dialami pada laga sebelumnya, Marcos Santos tidak terlalu risau. Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa opsi di lini tengah timnya tetap melimpah dan siap untuk diturunkan.
“Ada Valdeci bisa membantu serangan dengan bagus, ada Arkhan Fikri yang kuat dalam penguasaan bola, ada juga Jayus Hariono dan Samuel Balinsa yang kuat secara fisik,” jelas Marcos Santos, menunjukkan keyakinannya terhadap kedalaman skuadnya.
Sementara itu, penyerang Arema FC, Dalberto, juga memastikan bahwa kondisi tim secara keseluruhan berada dalam keadaan siap tempur. Dalberto menyatakan kesiapannya untuk bermain di posisi mana pun yang dibutuhkan oleh tim demi meraih hasil maksimal di kandang Madura United.




