BANDUNG – Kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR (29) di Bandung, Jawa Barat, semakin menguak fakta mengejutkan. Korban yang dilaporkan hilang kontak sejak tahun 2023 itu disebut sempat melampiaskan kemarahannya dan mengancam tidak akan pulang selamanya saat dicari oleh pihak keluarga.

Fakta ini diungkapkan oleh Melanie, kakak ipar YTR, dalam siniar YouTube Denny Sumargo pada Senin, 22 Juni 2026. YTR, perempuan asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, diduga menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya, TH (30), selama tiga tahun.

Kronologi Hilangnya YTR dan Upaya Pencarian Keluarga

Selama masa dugaan penyekapan tersebut, YTR disebut dipindahkan dari satu indekos ke indekos lain di wilayah Cileunyi dan dilarang memegang ponsel oleh terduga pelaku. Keluarga kehilangan jejak YTR sejak tahun 2023, memicu kekhawatiran mendalam.

Melanie menceritakan, pada lima bulan pertama hilangnya YTR, dirinya sempat mengunggah informasi kehilangan iparnya di media sosial. Unggahan tersebut bahkan disebarkan melalui salah satu akun organisasi masyarakat (ormas) tempat TH bergabung sebagai anggota.

“"(Tertulis) telah hilang adik kami bernama itu dibawa kabur oleh laki-laki ini fotonya dipampang," kata Melanie, mengutip isi unggahannya.

Ia melanjutkan, “Saya share di Instagram, Facebook, ramai karena si laki-laki itu anggota salah satu ormas. Kebetulan suami ada kenalan di ormas itu di-share di grup ormas itu.”

YTR Marah dan Mengaku Putus Hubungan

Tak disangka, setelah foto YTR dan TH beredar luas di media sosial, YTR tiba-tiba menghubungi suami Melanie, Arif, yang juga merupakan kakak kandung korban. Namun, alih-alih memberikan kabar baik, YTR justru melampiaskan kemarahannya kepada Arif.

Dalam penuturannya, Melanie menyebut YTR berdalih telah putus hubungan dengan TH dan meminta keluarga untuk tidak lagi mencarinya. Ancaman untuk tidak pulang selamanya juga sempat dilontarkan oleh YTR.

Terungkapnya Kasus dan Kondisi Korban

Kasus dugaan penganiayaan ini akhirnya terungkap pada Rabu, 10 Juni 2026, setelah keluarga menerima pesan WhatsApp misterius yang mengabarkan YTR berada di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Saat ditemukan, kondisi YTR sangat memprihatinkan. Ia mengalami luka-luka akibat dugaan penyiksaan berkepanjangan, bahkan hingga menyebabkan kebutaan permanen. Kasus ini kini tengah dalam penanganan pihak berwajib untuk mengungkap kebenaran di baliknya.