Duta Besar Kanada untuk Indonesia, Jess Dutton, mengungkapkan ketertarikan negaranya untuk berinvestasi di Jawa Barat. Pernyataan ini disampaikan saat kunjungan Dutton ke Gedung Sate pada Rabu, 11 Maret 2026, di mana ia diterima langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan.
Jess Dutton menyatakan bahwa pihaknya berencana untuk terlebih dahulu bertemu dengan para pebisnis lokal guna menjajaki berbagai peluang investasi yang ada. Selain itu, Kanada juga ingin berkolaborasi dengan mitra bantuan pendidikan (Development Assistance Partners) yang berbasis di Jawa Barat. Sebagai bagian dari kunjungannya, Dutton juga dijadwalkan akan memberikan kuliah umum di Universitas Katolik Parahyangan Bandung.
Menanggapi minat tersebut, Wakil Gubernur Erwan Setiawan menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk menjalin komunikasi dan kerja sama dengan Kanada. “Jabar dengan penduduk terbesar di Indonesia selalu membuka diri untuk kerja sama dengan negara sahabat termasuk Kanada,” ujar Erwan.
Erwan melihat banyak potensi kerja sama yang dapat dikembangkan di luar sektor investasi dan pendidikan. Ia menyebutkan peluang di sektor teknologi, perdagangan, energi bersih, serta pengembangan sumber daya manusia sebagai area yang menjanjikan. “Kami berharap hubungan yang baik antara Jabar dan Kanada bisa terus ditingkatkan melalui berbagai kolaborasi yang saling menguntungkan,” harap Erwan.
Hubungan Historis Jawa Barat dan Kanada
Hubungan antara Jawa Barat dan Kanada diketahui telah terjalin sejak lama. Salah satu contohnya adalah keterlibatan aktif pengusaha Kanada dalam West Java Investment Summit (WJIS) yang berfokus pada sektor infrastruktur hijau, industri hilir, dan energi terbarukan.
Selain itu, Kota Bandung juga pernah menjadi tuan rumah perundingan Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA-CEPA) pada tahun 2024 lalu. Perundingan ini semakin mempertegas posisi strategis Jawa Barat sebagai lokasi penting bagi diplomasi ekonomi kedua negara.
Secara umum, Indonesia dan Kanada telah memulai hubungan diplomatik sejak penandatanganan persetujuan pembukaan perwakilan diplomatik masing-masing negara pada tahun 1952. Mengakhiri pertemuan, Erwan Setiawan kembali menyampaikan harapannya, “Semoga kebersamaan yang terjalin hari ini semakin mempererat hubungan baik antara Jawa Barat dan Kanada.”




