Jakarta Electric PLN memastikan diri meraih tiket terakhir menuju babak final four Proliga 2026. Kepastian ini didapat setelah tim putri tersebut menuntaskan babak reguler pada Minggu, 1 Maret 2026, sekaligus melengkapi daftar tim yang akan berlaga di fase penentuan.

Dalam pertandingan penentuan yang krusial, Jakarta Electric PLN berhasil menundukkan Jakarta Livin’ Mandiri dengan skor telak 3-0 (25-19, 25-17, 28-26). Kemenangan ini membawa tim asuhan Chamnan Dokmai tersebut menyusul tujuh tim lain dari divisi putra dan putri yang telah lebih dulu mengamankan posisi.

Dominasi dan Kejutan di Sektor Putra

Di sektor putra, tidak ada kejutan berarti dari tim-tim unggulan. LavAni Jakarta, Bhayangkara Presisi Jakarta, dan Samator Surabaya berhasil melaju sesuai prediksi. Namun, Garuda Jaya Jakarta menjadi satu-satunya tim yang menciptakan kejutan dengan menyingkirkan Medan Falcons Tirta Bhagasasi.

LavAni Jakarta tampil dominan sepanjang babak reguler, mengukuhkan diri sebagai juara grup. Tim asuhan David Lee ini mencatatkan rekor sempurna dengan delapan kemenangan dari delapan pertandingan, mengumpulkan 24 poin, dan memenangi 24 set. Artinya, LavAni selalu meraih tiga poin penuh di setiap laga tanpa pernah bermain hingga set penuh.

Posisi runner-up diisi oleh Bhayangkara Presisi, juara Proliga dua musim sebelumnya, yakni 2024 dan 2025. Tim besutan Reidel Toiran ini mengoleksi lima kemenangan dengan total 16 poin, serta meraih 18 set kemenangan. Bhayangkara Presisi mengandalkan mayoritas pemain lokal seperti Rendy Tamamilang, Arjuna Mahendra, dan Alfin Daniel untuk mencapai hasil tersebut.

Surabaya Samator menempati peringkat ketiga dengan catatan empat kemenangan dan 11 poin. Rama Fazza Fauzan dan rekan-rekannya berhasil mengoleksi 13 set kemenangan, meskipun harus menelan 16 set kekalahan sepanjang babak reguler.

Garuda Jaya sukses memastikan tiket terakhir ke final four setelah menunjukkan peningkatan performa signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Musim ini, Garuda Jaya berhasil meraih dua kemenangan, termasuk kemenangan mengejutkan atas Bhayangkara Presisi dengan skor 3-2 (25-19, 18-25, 21-25, 25-22, 15-12).

Sayangnya, debut Medan Falcons Tirta Bhagasasi di Proliga 2026 tidak berakhir manis. Meski diperkuat pemain seperti Fahri Septian Putratama, Falcons Tirta Bhagasasi harus puas menjadi juru kunci. Mereka hanya mampu memetik satu kemenangan, yakni di laga terakhir melawan Garuda Jaya dengan skor 3-1 (32-34, 25-22, 25-17, 25-21).