Inara Rusli membagikan curahan hatinya mengenai ujian hidup yang tengah ia hadapi, terutama saat menjalani ibadah di bulan suci Ramadan tahun ini. Mantan istri Virgoun ini mengaku sempat merasa sulit menerima kenyataan, namun kini berusaha belajar memahami setiap cobaan.
Curhatan Inara Rusli ini muncul di tengah sorotan publik terkait dugaan pernikahan sirinya dengan Insanul Fahmi. Polemik mencuat lantaran Insanul Fahmi diketahui masih berstatus sebagai suami sah dari Wardatina Mawa.
Merasa dirugikan dan tidak mengetahui pernikahan tersebut, Wardatina Mawa kemudian menempuh jalur hukum. Ia melaporkan suaminya bersama Inara Rusli ke pihak kepolisian atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan.
Inara Rusli Ungkap Perasaannya di Tengah Ujian
Di tengah proses hukum yang masih berlangsung, Inara menyampaikan harapannya agar tetap mendapatkan ganjaran pahala dan amal jariyah. Ia mengaku sedang menghadapi ujian yang cukup berat, terlebih harus menjalaninya di bulan suci Ramadan.
“Salah satunya ketika aku minta untuk digenapkan amalan aku, karena aku merasa apa yang sudah aku kumpulkan, pahala yang sudah kukumpulkan, itu masih kurang cukup, masih kurang kesempatan, masih kurang tergenapi. Jadi aku berharap sama Allah, ‘Ya Allah, tolong berikan limpahan pahala, amal jariyah yang baik supaya aku punya tabungan, punya bekal ketika berpulang nanti ke akhirat.’ Ya, luar biasa lah ya ujiannya. Setara dengan apa yang kita minta,” ungkap Inara Rusli dikutip dari YouTube Reyben Entertainment.
Lebih jauh, Inara Rusli mengakui bahwa ia sempat merasa sulit menerima kenyataan hidup yang kini dihadapinya. Pasalnya, cobaan datang silih berganti menghampirinya. Meski demikian, Inara berusaha belajar memahami keadaan dan mencoba menempatkan diri di posisi orang lain ketika mereka tengah menghadapi ujian.
“Jujur, aku yakin di setiap diri kita pasti ada sisi yang punya ego, merasa tidak terima dengan keadaan hidup. Kadang muncul pertanyaan: ‘Kenapa sih harus aku?’ Tapi setelah bertubi-tubi ujian yang sudah Allah kasih, aku belajar untuk tidak cepat menghakimi kehidupan orang lain atau posisi orang lain. Karena belum tentu sebenarnya kita bisa melewati hal tersebut kalau ada di tempat mereka,” imbuhnya.
Ia juga menambahkan, jika sebelumnya ia berharap memperoleh pahala dan amal jariyah yang lebih, kini ia ingin diberi kesempatan untuk memperbaiki diri. Menurutnya, setiap individu memiliki jalan hidup yang berbeda-beda.
“Setiap orang punya jalur hidupnya masing-masing dan setiap orang itu punya kesempatan untuk menjadi lebih baik dari dirinya yang kemarin, bukan lebih baik dari orang lain,” tandas Inara Rusli.
Kronologi Kasus Dugaan Perzinaan
Seperti diketahui, Inara Rusli dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh Wardatina Mawa atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan dengan suami sahnya, Insanul Fahmi. Laporan ini dibuat pada 22 November 2025.
Wardatina Mawa mengaku memiliki bukti rekaman CCTV yang menunjukkan interaksi tidak wajar antara Insanul dan Inara, dan bukti tersebut diserahkan ke penyidik sebagai bagian dari laporan. Polisi kemudian menaikkan kasus tersebut dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan setelah dianggap ada unsur pidana dalam laporan dugaan perzinaan.
Baik Inara maupun Insanul telah dipanggil oleh penyidik untuk proses lebih lanjut. Laporan itu disangkakan berdasarkan Pasal 284 KUHP tentang perzinahan, yang dapat diancam hukuman hingga beberapa bulan penjara jika terbukti.
Inara pernah menyatakan bahwa saat menjalin hubungan dengan Insanul, ia tidak mengetahui bahwa suaminya masih berstatus menikah secara sah dengan Wardatina Mawa. Ia mengaku merasa “ditipu” oleh pernyataan Insanul yang pernah mengatakan statusnya sebagai lajang pada awal perkenalan mereka.
Selain itu, Inara sempat mengajukan upaya damai atau restoratif justice (RJ) kepada Wardatina Mawa untuk menyelesaikan perkara di luar pengadilan, tetapi diterima penolakan dari pihak Mawa yang ingin melanjutkan proses hukum.




