Nama Inara Rusli kembali menjadi perbincangan hangat publik menyusul polemik pernikahan siri dengan Insanul Fahmi serta laporan hukum yang dilayangkan Wardatina Mawa. Di tengah sorotan atas kasus terbarunya, kisah masa lalu Inara bersama Virgoun pun turut kembali dikulik.

Sejak penghujung tahun 2025, Inara Rusli telah menuai kritik tajam setelah Mawa membeberkan dugaan kedekatan khusus antara Inara dan Insanul Fahmi. Ketegangan semakin memuncak ketika Mawa secara resmi melaporkan keduanya ke Polda Metro Jaya atas dugaan perzinaan. Kontroversi ini semakin meruncing setelah Inara dan Insanul Fahmi mengakui telah menikah secara agama sejak Agustus 2025, memicu beragam respons dari masyarakat.

Akibat situasi tersebut, Inara dituding sebagai pihak ketiga dalam rumah tangga orang lain. Langkah yang diambil Mawa dinilai memiliki kemiripan dengan tindakan Inara di masa lalu, yakni sama-sama membawa persoalan pribadi ke ranah publik. Sebagian warganet bahkan berpendapat bahwa posisi Inara kini tidak jauh berbeda dengan Mawa, mengingat keduanya sama-sama mengungkap masalah rumah tangga masing-masing.

Situasi ini secara langsung mengingatkan publik pada kejadian tahun 2023, ketika Inara secara terbuka membongkar dugaan perselingkuhan Virgoun dengan Tenri Anisa. Tindakan Inara kala itu dianggap memiliki kemiripan dengan langkah Mawa yang kini membeberkan konflik rumah tangganya.

Inara Rusli Buka Suara Mengenai Keputusan Masa Lalu

Menanggapi berbagai narasi yang berkembang, Inara Rusli akhirnya angkat bicara melalui akun Instagram pribadinya, @mommy_starla. Perempuan bernama asli Ina Idola Rusli itu menjelaskan alasan di balik keputusannya untuk bersikap terbuka dan membuat persoalan rumah tangganya menjadi viral di masa lalu.

Ia memulai penjelasannya dengan mengulas kembali latar belakang yang mendorongnya mengambil sikap tersebut saat menghadapi situasi dengan Virgoun. “Kenapa saya terpaksa melakukan itu (memilih jalan viral)? Saya sudah ditalak 3, putus secara agama. Saya sudah coba untuk minta kami duduk bareng hanya ber3 tanpa ada keluarga. Dengan tujuan agar mereka halalkan saja perbuatan mereka dibanding gonta ganti pasangan. Tapi mereka kabur,” kata Inara, dikutip dari Instagram @gosip_danu.

Inara kemudian menyampaikan bahwa setelah persoalan itu ramai diperbincangkan, dirinya sempat mencoba menempuh penyelesaian secara baik-baik atau jalur damai. “Ketika viral dan masih belum genap seminggu, saya sudah coba untuk cekpos (karena dia dan manajemennya menyembunyikan keberadaannya) dan saya temui kosan tempat dy untuk meminta maaf dan mengajukan damai. Saya bilang saya akan take down semua postingan saya, dan saya rela untuk meminta maaf dan dijadikan tumbal di sosmed. Tapi dia mengatakan “no way back”,” terangnya.

Lebih lanjut, Inara mengatakan bahwa langkah perdamaian yang telah ia tempuh tidak memperoleh tanggapan sesuai harapannya. “Ketika saya masih berusaha meminta damai, ibunya datang ke rumah bukan untuk memediasi kami. Tapi untuk membawa semua pakaian dia. Ibu saya saksinya.” Ia turut menyoroti persoalan nafkah yang, menurut pengakuannya, sempat tidak diberikan pada periode tersebut. “Dia sengaja menahan nafkah saya dan anak2 saat itu selama beberapa bulan agar saya tidak bisa memenuhi syarat untuk memegang hak asuh anak,” kata Inara.

Di bagian akhir pernyataannya, ibu tiga anak itu mengakui bahwa keputusan yang ia ambil saat itu tentu membawa sejumlah konsekuensi. “Sekali lagi, apa yang saya lakukan salah, besar dosanya dan resiko hukumnya. Maka saya reminder untuk jangan mengulang kesalahan saya,” pungkasnya.