JAKARTA – Polemik hukum yang melibatkan , mantan suami , serta dan memasuki babak baru. Kasus dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang dilaporkan oleh Wardatina Mawa terhadap Inara dan Insanul Fahmi kini telah resmi naik ke tahap penyidikan oleh Polda Metro Jaya. Perkembangan ini menambah kompleksitas persoalan yang juga melibatkan laporan balik Inara Rusli terkait dugaan akses ilegal rekaman CCTV.

Permintaan Maaf Inara Rusli

Di tengah memanasnya situasi hukum, Inara Rusli secara mengejutkan menyampaikan permintaan maaf terbuka. Melalui unggahan di media sosialnya, Inara mengakui adanya kekhilafan dan proses introspeksi yang telah dilaluinya. Pernyataan ini diduga kuat ditujukan kepada Wardatina Mawa, yang merasa dirugikan atas pernikahan siri Inara dengan Insanul Fahmi. Inara menegaskan bahwa permintaan maaf ini bukan untuk membela diri, melainkan bentuk tanggung jawab moral atas dampak yang ditimbulkan. Ia juga menyatakan menghormati sepenuhnya sikap pihak yang merasa dirugikan, termasuk jika permintaan maafnya tidak diterima.

Tak hanya kepada pihak yang merasa dirugikan, Inara juga menyampaikan pesan emosional kepada ketiga buah hatinya. Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram Stories, ia mengungkapkan isi hati yang mendalam. “Teruntuk anak-anak mami, maafin mami yang belum sempurna ya Nak,” ujar Inara Rusli, seraya mengakui kelelahan dan keterbatasannya sebagai seorang ibu.

Kasus Hukum Berlanjut

Laporan Wardatina Mawa terhadap Insanul Fahmi dan Inara Rusli atas dugaan perzinahan dan perselingkuhan telah dinaikkan statusnya dari penyelidikan ke penyidikan. Hal ini dikonfirmasi oleh Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya, Kompol Andaru Rahutomo. Dengan naiknya status ini, Inara dan Insanul selangkah lebih dekat ke proses persidangan.

Sementara itu, Inara Rusli juga melaporkan dugaan akses ilegal terhadap rekaman CCTV di rumahnya ke Bareskrim Mabes Polri. Laporan ini berawal dari bocornya rekaman yang memperlihatkan momen Inara bersama Insanul Fahmi, yang kemudian beredar hingga ke tangan Wardatina Mawa. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa istri mantan sopir Inara berperan sebagai penghubung awal informasi tersebut kepada Mawa. Kasus dugaan akses ilegal ini juga telah memasuki tahap penyidikan.

Konflik Hak Asuh Anak dan Mediasi dengan Virgoun

Di tengah pusaran kasus hukum tersebut, konflik antara Inara Rusli dan mantan suaminya, Virgoun, terkait hak asuh anak juga terus bergulir. Meskipun putusan pengadilan telah menetapkan hak asuh anak jatuh kepada Inara, ketiga anak mereka sempat dibawa oleh Virgoun dengan alasan melindungi dari dampak kasus hukum yang menyeret nama Inara. Virgoun sendiri belakangan menunjukkan itikad baik dengan bersedia mengikuti mediasi yang difasilitasi oleh Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Pihak Inara Rusli mengapresiasi langkah ini, menekankan pentingnya menjaga kondisi psikologis anak-anak di atas segala ego orang tua.

Rencana Perceraian Wardatina Mawa

Di sisi lain, Wardatina Mawa dikabarkan berencana mengajukan gugatan cerai terhadap suaminya, Insanul Fahmi, setelah Lebaran. Ia menyatakan akan segera pulang ke Medan untuk mengurus proses perceraian di Pengadilan Agama Medan. Wardatina Mawa telah menjalani pemeriksaan intensif selama lebih dari tiga jam di Polda Metro Jaya terkait laporannya.