JAKARTA – Memasuki bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, selebgram menyampaikan permintaan maaf secara terbuka. Permintaan maaf ini diungkapkan di tengah berbagai persoalan hukum yang tengah dihadapinya, termasuk kasus dugaan perzinaan dan perebutan dengan mantan suaminya, .

Melalui unggahan di Instagram Story pada 19-20 Februari 2026, Inara Rusli menyatakan penyesalan atas kesalahan yang mungkin telah ia perbuat dan menyakiti hati orang lain. Ia mengakui bahwa ketidaksengajaan pun bisa melukai dan ketidaktahuan bukanlah alasan untuk abai. “Maafku lahir dari perenungan panjang, bahwa mendengar sepenuh hati lebih berani daripada sekadar berbicara,” tulisnya. Permintaan maaf ini juga ditujukan kepada ketiga buah hatinya, di mana ia mengakui belum menjadi ibu yang sempurna. “Teruntuk anak-anak Mami, maafin Mami yang belum sempurna ya Nak. Mami cuma manusia biasa yang kadang lalai, kadang lelah, dan belum selalu tahu cara mencintai dengan paling tepat,” ujarnya.

Kasus Hukum dan Upaya Mediasi

Permintaan maaf Inara Rusli ini datang di saat kasus dugaan perzinaan yang menyeret namanya bersama Insanul Fahmi memasuki tahap penyidikan di Polda Metro Jaya sejak 10 Februari 2026. Laporan ini diajukan oleh , istri sah Insanul Fahmi. Pihak Insanul Fahmi, melalui kuasa hukumnya, menyatakan menghormati proses hukum namun juga mendesak pengujian bukti elektronik berupa rekaman CCTV yang diajukan pelapor.

Inara Rusli sendiri menegaskan komitmennya untuk tetap menempuh jalur mediasi dan meminta maaf secara langsung kepada Wardatina Mawa. “Sejak awal sejak kasus ini viral aku berupaya konsisten dengan proses mediasi agar bisa bertemu beliau (Mawa) secara langsung,” ungkap Inara. Ia menambahkan bahwa dalam Islam, permintaan maaf sah jika disampaikan langsung kepada yang bersangkutan. Meskipun belum terwujud, Inara terus berusaha mencari jalan agar pertemuan tersebut dapat terlaksana demi menyelesaikan konflik secara baik-baik.

Polemik Hak Asuh Anak

Di sisi lain, konflik pasca-perceraian dengan Virgoun terkait hak asuh anak juga kembali memanas. Pihak Inara Rusli, melalui kuasa hukumnya, memberikan ultimatum lima hari kepada Virgoun untuk mengembalikan ketiga anak mereka. Hal ini merujuk pada putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap, yang menyatakan hak asuh anak berada di tangan Inara hingga usia 12 tahun. Sebelumnya, Virgoun melalui ibundanya, Eva Manurung, sempat menyatakan dukungan untuk mengajukan gugatan hak asuh anak dengan alasan Inara kurang memperhatikan anak-anaknya. Pihak Virgoun juga membantah tudingan mempersulit pertemuan Inara dengan anak-anak mereka.

Dampak Bisnis dan Karier

Kasus hukum yang menjerat Inara Rusli ini juga berdampak signifikan pada karier dan bisnisnya. Sebagian besar kontrak kerja dan bisnisnya dilaporkan mandek, bahkan mengalami kerugian hingga lebih dari 90 persen. Hal ini membuat Inara Rusli perlahan mulai kembali bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya bersama ketiga anaknya.