Raut duka mendalam masih menyelimuti keluarga mendiang musisi Vidi Aldiano. Ayah dan ibunda Vidi, Harry Kiss dan Besbarini, berziarah ke pusara putra tercinta di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada Selasa (10/3/2026) siang. Keduanya tiba di lokasi sekitar pukul 12.11 WIB, membawa serta doa dan kenangan.

Setibanya di makam, Harry Kiss dan Besbarini langsung bersimpuh, memanjatkan doa dengan khusyuk. Momen haru tak terhindarkan, terutama bagi Besbarini yang tampak tak kuasa menahan tangis. Air matanya terus mengalir deras, mengenang sosok Vidi yang dikenal sangat baik dan berdedikasi selama berkiprah di panggung hiburan.

Usai prosesi doa, Besbarini memilih untuk segera meninggalkan area pemakaman, didampingi seorang kerabat. Kesedihan yang mendalam terpancar jelas dari wajahnya, membuatnya enggan memberikan banyak pernyataan kepada awak media.

Harry Kiss Maknai ‘Umur Panjang’ Vidi Aldiano

Berbeda dengan sang istri, Harry Kiss sempat meluangkan waktu sejenak untuk berbagi cerita. Ia berbicara mengenai warisan kebaikan yang ditinggalkan putranya, meyakini bahwa perjalanan hidup dan kepulangan Vidi akan menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

“Saya hanya menyampaikan bahwa kematian Vidi ini menginspirasi banyak orang untuk berbuat baik. Dan meninggalkan sesuatu yang dikenang orang, sesuatu yang bisa panjang,” tutur Harry di hadapan para awak media.

Harry mengenang masa-masa sulit saat ia tak henti memanjatkan doa demi kesembuhan dan umur panjang bagi Vidi selama masa pengobatan. Ia merasa bahwa doa tersebut pada akhirnya tetap dikabulkan oleh Sang Pencipta, namun dengan cara yang berbeda.

Baginya, “umur panjang” sang putra kini terwujud dalam bentuk karya dan nama baik yang akan terus melekat di hati masyarakat. “Diberi panjang umur artinya namanya terus dikenang orang ya,” ungkap Harry dengan penuh ketabahan.

Ia pun memiliki harapan besar agar segala kebaikan Vidi semasa hidupnya tetap abadi di ingatan siapa pun yang mengenalnya. “Mungkin sampai akhir peradaban insyaallah orang masih mengenal Vidi mengingat Vidi dengan kebaikan-kebaikannya,” pungkasnya.

Vidi Aldiano menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (7/3/2026) setelah berjuang melawan penyakit kanker yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir. Pelantun lagu “Nuansa Bening” tersebut telah dikebumikan di TPU Tanah Kusir pada Minggu (8/3/2026) lalu.