Real Madrid harus mengakui keunggulan Getafe 0-1 pada babak pertama pertandingan pekan ke-26 La Liga di Santiago Bernabéu, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB. Gol spektakuler Martín Satriano pada menit ke-39 menjadi pembeda, meskipun Los Blancos mendominasi jalannya laga dengan penguasaan bola yang masif.

Sejak peluit awal dibunyikan, Madrid langsung mengambil kendali permainan. Serangan-serangan dari sisi kiri yang dipimpin Vinícius Júnior beberapa kali memaksa lini belakang Getafe melakukan pelanggaran. Peluang pertama Madrid tercipta pada menit ke-2 saat tembakan Vinicius dari sisi kiri kotak penalti masih melenceng tipis setelah menerima umpan Federico Valverde.

Tekanan tim tuan rumah semakin meningkat pada menit ke-13. Dalam satu rangkaian serangan, dua peluang beruntun dari Gonzalo García dan Vinicius mampu digagalkan oleh penampilan gemilang kiper David Soria. Penjaga gawang Getafe itu kembali menunjukkan kelasnya dengan menepis tembakan melengkung Arda Güler pada menit ke-24.

Meski terus ditekan, Getafe sesekali mencoba melancarkan serangan balik. Beberapa percobaan dari Mauro Arambarri dan pemain lain masih bisa diblok pertahanan Madrid. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-39, ketika Getafe justru berhasil mencuri gol.

Martín Satriano melepaskan tembakan kaki kanan dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut kanan atas gawang yang dikawal Thibaut Courtois. Gol berjuluk “roket” tersebut tercipta setelah menerima assist dari Arambarri, membuat publik Santiago Bernabéu terdiam.

Madrid hampir menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama. Sundulan Aurélien Tchouaméni pada menit ke-42 masih mampu diamankan Soria. Sementara itu, peluang terakhir datang pada masa tambahan waktu ketika sepakan Trent Alexander-Arnold dari sisi kanan kotak penalti melenceng tipis dari sasaran.

Hingga wasit Alejandro Muñiz Ruiz meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama, skor tetap Real Madrid 0–1 Getafe, mencerminkan efektivitas tim tamu di tengah dominasi tuan rumah.

Statistik Babak Pertama: Madrid Dominan, Getafe Efektif

Secara statistik, Real Madrid tampil sangat dominan dalam penguasaan bola dengan 78,6 persen, berbanding jauh dengan Getafe yang hanya mencatat 21,4 persen. Tim tuan rumah juga mencatat 6 percobaan tembakan dengan 4 di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain, Getafe memiliki 6 percobaan tembakan, namun hanya 1 yang tepat sasaran—dan langsung berbuah gol.

Performa gemilang David Soria menjadi faktor penting bagi Getafe, setelah ia mencatat 4 penyelamatan krusial di babak pertama. Madrid juga unggul dalam jumlah tendangan sudut (4 berbanding 1), sementara Getafe bermain lebih keras dengan 13 pelanggaran dan menerima dua kartu kuning.