Langkah Tim Nasional Indonesia di ajang ASEAN Championship 2026 harus terhenti di fase grup. Hasil imbang 1-1 saat melawat ke markas Singapura di Stadion Jalan Besar, Minggu (09/08/2026), tidak cukup untuk membawa Skuad Garuda melaju ke babak semifinal.

Menyikapi kegagalan ini, Ketua Umum PSSI Erick Thohir memastikan akan melakukan evaluasi total terhadap kinerja tim. Hal ini bertujuan agar Timnas Indonesia dapat tampil lebih siap dan maksimal di turnamen-turnamen berikutnya.

Erick Thohir Sampaikan Apresiasi dan Rencana Evaluasi

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Erick Thohir menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh elemen tim. Ia juga membeberkan rencana perbaikan ke depan.

“Terima kasih untuk seluruh pemain, pelatih dan ofisial Timnas Indonesia yang telah berjuang di ASEAN Championship 2026,” tulis Erick Thohir.

“Kami akan melakukan evaluasi terhadap hasil di ASEAN Championship 2026 agar Timnas Indonesia lebih siap untuk menghadapi sejumlah turnamen penting ke depan,” lanjutnya.

Perjalanan Timnas di Fase Grup dan Dahaga Gelar

Indonesia mengakhiri kiprahnya di fase grup dengan mengoleksi tujuh poin, hasil dari dua kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Sayangnya, perolehan angka tersebut belum mampu mendongkrak posisi Indonesia ke dua besar klasemen akhir Grup A.

Kegagalan ini sekaligus memperpanjang rekor tanpa gelar Indonesia di pentas Asia Tenggara. Sejak pertama kali digelar pada tahun 1996, trofi Piala AFF belum pernah sekalipun berhasil dibawa pulang ke Tanah Air.

Setelah tersingkir dari ASEAN Championship 2026, agenda terdekat Timnas Indonesia adalah mempersiapkan diri untuk ajang FIFA ASEAN Championship. Turnamen tersebut dijadwalkan berlangsung pada jeda FIFA Matchday periode September–Oktober mendatang.