Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menanggapi santai pergeseran posisi timnya di klasemen sementara Super League 2025/2026. Pesut Etam, julukan Borneo FC, kini berada di bawah Persija Jakarta, namun Lefundes menilai kondisi tersebut belum mencerminkan kekuatan sebenarnya karena perbedaan jumlah pertandingan.

Hingga pekan ini, Persija Jakarta menduduki peringkat kedua dengan 50 poin dari 23 pertandingan. Sementara itu, Borneo FC menempati posisi ketiga dengan 46 poin, namun baru memainkan 21 laga.

Secara matematis, Borneo FC berpeluang besar kembali merebut posisi kedua jika berhasil memenangkan dua pertandingan tunda mereka. Oleh karena itu, Fabio Lefundes tidak merasa khawatir dengan posisi timnya saat ini.

“Menurut saya membahas itu tidak pintar, karena mereka sudah bermain lebih banyak dari kami. Kami masih punya pertandingan, jadi itu (klasemen) belum real,” ujar Fabio Lefundes, Jumat (27/2/2026).

Meski demikian, upaya Borneo FC untuk kembali ke posisi kedua tidak akan mudah. Empat pertandingan berikutnya akan menjadi ujian berat bagi tim asal Samarinda ini.

Setelah menghadapi Arema FC pada 26 Februari, Borneo FC akan melawat ke kandang Persija Jakarta pada 3 Maret. Kemudian, mereka akan menjamu Persebaya Surabaya pada 7 Maret, dan ditutup dengan laga kontra Persib Bandung pada 15 Maret.

“Saya tidak urus itu (posisi klasemen) sekarang karena besok (Kamis, 26 Februari) ada pertandingan, lalu kami ke Jakarta lawan Persija, setelah itu menghadapi Persebaya dan Persib,” papar pelatih asal Brasil tersebut.

Lefundes menambahkan, “Kami masih di tiga besar, kami tahu tim lain punya bujet lebih tinggi dari Borneo. Tapi kami tetap optimistis dan harus kerja keras agar lebih baik.”

Ia menegaskan prinsip timnya untuk selalu mengincar kemenangan di setiap laga. “Di mana pun bermain, kami harus mencari tiga poin. Itu prinsip kami. Kami masih punya 13 laga, sementara tim lain ada yang tinggal 11. Banyak hal bisa terjadi,” imbuhnya.