Drama 120 menit di Allianz Stadium berakhir pahit bagi Juventus. Wakil Turki, Galatasaray, berhasil melaju secara dramatis ke babak 16 besar Liga Champions 2025/2026 setelah menyingkirkan Bianconeri dalam laga leg kedua babak gugur yang penuh ketegangan.

Pada waktu normal, Juventus tampil menggila di hadapan pendukungnya. Mereka berhasil mencetak tiga gol tanpa balas, membuat skor agregat menjadi imbang 5-5. Kemenangan 3-0 tersebut sontak membangkitkan harapan besar akan kebangkitan Juventus untuk lolos ke fase selanjutnya, memaksa pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu.

Memasuki babak tambahan, duel berubah menjadi pertarungan mental dan stamina yang menguras tenaga. Tekanan kembali berpihak kepada tuan rumah setelah Victor Osimhen mencetak gol pada menit ke-105+1. Gol tersebut mengembalikan keunggulan agregat kepada Galatasaray, meskipun Juventus masih unggul dalam skor pertandingan di waktu perpanjangan.

Puncak drama terjadi pada menit ke-119. Baris Alper Yilmaz muncul sebagai pahlawan bagi Galatasaray dengan mencetak gol krusial yang memastikan agregat akhir 7-5 untuk wakil Turki tersebut. Juventus mencoba menekan di sisa waktu yang sangat singkat, namun peluit panjang akhirnya mengakhiri perjuangan mereka.

Galatasaray pun lolos secara dramatis ke babak 16 besar, sementara Juventus harus tersingkir meski sempat menunjukkan kebangkitan luar biasa di Turin. Momen-momen krusial, peluang emas, dan ketegangan selama 120 menit ini menjadi penentu nasib kedua tim di kompetisi paling bergengsi Eropa.