Publik dihebohkan dengan beredarnya foto yang menampilkan Presiden terpilih Prabowo Subianto bersama mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, tengah memamerkan produk olahan daging babi. Foto tersebut dengan cepat menyebar di media sosial dan memicu berbagai reaksi.
Namun, akun @cekfkta.ri pada Minggu (1/3) menegaskan bahwa visual yang beredar tersebut adalah hoaks atau fitnah. Klarifikasi ini muncul setelah banyaknya perdebatan dan spekulasi di kalangan warganet.
“Framing tersebut sengaja dibangun untuk memicu persepsi negatif dan menimbulkan kebencian, sebagaimana terlihat pada kolom komentar yang dipenuhi ujaran bernada provokatif. Narasi ini jelas menyesatkan dan tidak berdasar,” tulis Cek Fakta RI, menjelaskan motif di balik penyebaran hoaks tersebut.
Faktanya, tidak pernah ada gambar asli seperti yang diklaim dalam konten tersebut. Visual yang beredar merupakan hasil manipulasi teknologi Artificial Intelligence (AI) yang digunakan untuk menciptakan opini tertentu di masyarakat.
Fenomena banyaknya netizen yang percaya dengan foto manipulasi ini menjadi bukti bahwa sebagian masyarakat masih belum bijak dalam bermedia sosial dan mudah terpancing oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.
Cek Fakta RI pun mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. “Mari lebih cerdas dan berhati-hati dalam menerima maupun membagikan informasi. Hindari menyebarkan DFK (disinformasi, fitnah, dan kebencian),” tegas akun tersebut.
Mereka juga menambahkan, “Selalu periksa sumber, cek kebenaran konten, dan utamakan etika serta tanggung jawab dalam bermedia sosial agar ruang digital tetap sehat dan kondusif.”




