BARCELONA, PINTOE.CO – FC Barcelona memastikan langkah ke perempat final Liga Champions UEFA setelah menghancurkan Newcastle United dengan skor telak 7-2. Laga yang berlangsung di Spotify Camp Nou pada Kamis (19 Maret 2026) pukul 00.45 WIB ini menjadi penegasan dominasi Blaugrana di kancah Eropa.
Kemenangan meyakinkan ini mengirim pesan keras kepada para pesaing Barcelona. Mereka menunjukkan ambisi besar untuk meraih gelar juara Liga Champions musim ini.
Drama Lima Gol di Babak Pertama
Pertandingan sempat berjalan sengit di babak pertama. Barcelona unggul cepat melalui gol Raphinha, namun Newcastle United berhasil menyamakan kedudukan dua kali lewat aksi Anthony Elanga.
Setelah gol Marc Bernal membuat Barcelona kembali memimpin, drama terjadi di masa injury time. Lamine Yamal sukses mengeksekusi tendangan penalti, membawa Barcelona menutup babak pertama dengan keunggulan 3-2.
Dominasi Mutlak di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, jalannya pertandingan berubah drastis. Barcelona tampil brutal dan tak memberikan ruang sedikit pun bagi Newcastle untuk bangkit.
Keran gol babak kedua dibuka oleh Fermín López pada menit ke-51. Tak lama berselang, Robert Lewandowski mencetak dua gol beruntun pada menit ke-56 dan 61, membuat skor melebar jauh dan menghancurkan mental tim tamu.
Lini belakang Newcastle benar-benar runtuh dan tak mampu membendung gelombang serangan Barcelona. Pesta gol ditutup oleh Raphinha yang mencetak gol ketujuh di menit ke-72, melengkapi kemenangan telak 7-2.
Statistik Menunjukkan Superioritas Barcelona
Secara statistik, dominasi Barcelona terlihat mutlak sepanjang pertandingan:
- Penguasaan bola: 62,8%
- Tembakan: 18 (13 tepat sasaran)
Peluang besar terus tercipta, menunjukkan efektivitas serangan Blaugrana. Sementara itu, Newcastle yang sempat memberikan perlawanan di babak pertama, kehilangan kontrol total di babak kedua dan tak berdaya menghadapi serangan tuan rumah.
Kemenangan telak ini bukan sekadar memastikan kelolosan ke babak selanjutnya. Barcelona telah menunjukkan diri sebagai kandidat serius juara Liga Champions musim ini, dengan lini serang yang tajam, kreativitas di lini tengah, dan kemampuan mematikan saat menemukan momentum.



