AC Milan kembali menegaskan dominasinya dalam Derby della Madonnina musim ini setelah sukses menundukkan Inter Milan untuk kedua kalinya di Serie A 2025/2026. Kemenangan tipis 1-0 ini tidak hanya memangkas jarak poin di klasemen, tetapi juga membangkitkan kenangan manis bagi pelatih Rossoneri, Massimiliano Allegri, yang sempat menyinggung gelar juara liga pada musim 2010/2011.

Pertandingan sengit yang berlangsung di Stadion San Siro pada Senin (9/3/2026) dini hari WIB itu menjadi saksi bisu gol tunggal kemenangan AC Milan. Pervis Estupinan menjadi pahlawan Rossoneri dengan golnya di babak pertama, yang sekaligus menjadi satu-satunya gol yang tercipta sepanjang laga.

Gol Estupinan berawal dari umpan terobosan akurat yang dilepaskan oleh Youssouf Fofana. Dengan tenang, Estupinan memaksimalkan peluang tersebut melalui tembakan keras yang tak mampu dihentikan oleh kiper Inter Milan, memastikan tiga poin penting bagi timnya.

Kemenangan ini semakin mempertegas superioritas AC Milan atas rival sekotanya pada musim ini. Sebelumnya, pada pertemuan pertama di bulan November lalu, Rossoneri juga berhasil mengalahkan Nerazzurri dengan skor identik 1-0, menjadikan AC Milan penguasa Kota Milan musim ini.

Hasil positif ini juga membuat persaingan di papan atas klasemen Serie A semakin memanas. Inter Milan, yang masih memimpin klasemen sementara dengan 67 poin dari 28 pertandingan, kini hanya berjarak tujuh poin dari AC Milan.

Dengan menyisakan sekitar sepuluh pertandingan hingga akhir musim, peluang AC Milan untuk mengejar gelar juara masih terbuka lebar. Situasi ini menjanjikan persaingan perebutan scudetto yang diprediksi akan berlangsung sengit hingga pekan-pekan terakhir kompetisi.

Usai pertandingan, Massimiliano Allegri ditanya mengenai terakhir kali AC Milan mampu mengalahkan Inter Milan dua kali dalam satu musim Serie A. Pelatih asal Italia itu kemudian mengenang momen bersejarah yang terjadi pada musim 2010/2011.

Dengan senyum, Allegri mengungkapkan bahwa pada musim tersebut AC Milan berhasil meraih gelar juara liga. “Kami berhasil menjadi juara liga saat itu,” ujar Allegri kepada DAZN, mengingat kembali kejayaan masa lalu.