Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, memilih bersikap realistis menjelang balapan MotoGP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone akhir pekan ini. Bezzecchi mengaku belum berani memasang target tinggi, termasuk membidik kemenangan, mengingat kondisinya yang belum pulih sepenuhnya dari cedera.
Seri Inggris akan menjadi penampilan pertama Bezzecchi setelah absen panjang akibat cedera patah tulang selangka yang dialaminya pada MotoGP Jerman 2026. Kala itu, insiden di sesi kualifikasi memaksa pebalap berusia 27 tahun tersebut melewatkan sprint race dan balapan utama.
Meskipun telah memanfaatkan jeda kompetisi selama beberapa pekan untuk menjalani pemulihan intensif, Bezzecchi mengakui bahwa kondisinya belum kembali optimal. Ia masih merasakan ketidaknyamanan pada beberapa bagian tubuhnya.
“Saya memang merasa sedikit lebih baik. Akan tetapi, kondisi saya belum sepenuhnya pulih. Bahu saya masih belum benar-benar nyaman dan lutut kiri juga masih bermasalah. Nanti saya akan melihat bagaimana rasanya saat sudah berada di atas motor,” ujar Bezzecchi.
Kondisi fisik yang belum prima ini menjadi alasan utama mengapa juara bertahan MotoGP Inggris itu enggan mematok target kemenangan. Bezzecchi memilih fokus pada adaptasi dan pemulihan performa di lintasan, daripada memaksakan diri untuk merebut podium tertinggi.




