Rodri menutup Piala Dunia 2026 dengan pencapaian gemilang, mengangkat trofi juara dunia bersama Timnas Spanyol dan dinobatkan sebagai peraih Golden Ball. Momen ini menjadi puncak perjalanan luar biasa bagi gelandang bertahan tersebut, yang dua tahun lalu sempat diragukan banyak pihak.
Penghargaan bergengsi itu diumumkan setelah Spanyol berhasil menaklukkan Argentina dengan skor tipis 1-0 dalam partai final yang berlangsung di Stadion New York New Jersey, Amerika Serikat. Laga puncak tersebut digelar pada Senin, 20 Juli 2026 dini hari WIB, menandai sejarah baru bagi La Furia Roja.
Sepanjang turnamen, Rodri tampil sebagai sosok sentral yang nyaris tak tergantikan di lini tengah Tim Matador. Sebagai kapten, mantan pemain Atletico Madrid ini memimpin permainan Spanyol dalam delapan pertandingan berturut-turut, menunjukkan konsistensi dan kepemimpinan yang tak terbantahkan hingga akhirnya sukses mengangkat trofi Piala Dunia 2026.
Namun, kisah heroik ini menjadi lebih menarik mengingat tantangan besar yang dihadapinya hanya berselang dua tahun sebelumnya. Pada tahun 2024, Rodri sempat mengalami cedera ligamen lutut yang serius, memaksanya absen dari lapangan hijau untuk waktu yang cukup panjang.
Cedera tersebut memicu keraguan dari banyak pihak mengenai kemampuannya untuk kembali ke performa terbaik. Namun, pemain Manchester City itu berhasil membuktikan bahwa tekad dan kerja keras mampu mengalahkan segala prediksi, mengukir namanya dalam sejarah sepak bola dunia.




