Persija Jakarta angkat bicara menyusul keputusan Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) yang menjatuhkan hukuman berat kepada pelatihnya, Shin Tae-yong (STY). Pelatih berusia 55 tahun itu terancam dilarang beraktivitas di dunia sepak bola Korea selama 10 tahun.
Hukuman tersebut dijatuhkan setelah KFA menyatakan Shin Tae-yong terbukti melakukan pelanggaran disiplin berat. Pelanggaran itu terjadi saat mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut masih menangani klub Ulsan HD, pada periode Agustus hingga Oktober 2025.
Meski demikian, klub berjuluk Macan Kemayoran itu menegaskan tetap menghormati keputusan yang telah dikeluarkan oleh federasi sepak bola Korea. Persija juga memastikan belum akan terburu-buru mengambil langkah sebelum memperoleh informasi yang lebih lengkap dan komprehensif.
Dalam pernyataan resminya, Persija menyampaikan, “Persija menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh Korea Football Association (KFA).”
Klub ibu kota tersebut menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus yang menimpa Shin Tae-yong. Mereka juga akan menjalin komunikasi dengan seluruh pihak yang berkaitan sebelum menentukan sikap resmi terhadap situasi ini. “Persija akan terus mengikuti perkembangan dan berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait, sebelum mengambil keputusan resmi,” demikian pernyataan klub.



